Makanan Sehat untuk Memperlancar Sirkulasi Darah

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 11/08/2020 21:00 WIB
Sirkulasi darah yang buruk adalah masalah umum yang disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain penyempitan pembuluh darah, diabetes, obesitas, dan merokok. Ketimbang minum obat yang terbuat dari bahan kimia, cobalah makan makanan sehat berikut untuk melancarkan sirkulasi darah (Foto: CNN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Darah berfungsi mengangkut zat makanan, oksigen, nutrisi, dan beberapa hormon ke seluruh bagian tubuh. Bayangkan jika arteri atau jalan yang dilalui darah itu tersumbat, tentu akan menimbulkan 'kemacetan' yang menunda darah sampai ke organ.

Penyempitan pada salah satu pembuluh darah saja akan menghambat sirkulasi darah.

Terdapat cara untuk membuat aliran darah lancar yakni mengonsumsi makanan sehat. Makanan berikut dapat mencegah pembuluh darah dari plak dan penyempitan, sehingga organ-organ tubuh bisa bekerja sebagai mestinya.

Apabila aliran darah terganggu, tubuh akan terasa kesemutan, mati rasa, otot tegang, gangguan pencernaan, dan dingin di tangan atau kaki akibat kurangnya suplai darah.


Meskipun masalah pada peredaran darah dapat diobati dengan obat-obatan, namun produk kimia itu jika dikonsumsi terlalu lama akan menimbulkan efek tak baik bagi tubuh.

Maka tak ada salahnya cobalah dibarengi dengan makan makanan yang dapat meningkatkan kinerja darah sekaligus memperkuat jantung.

Berikut makanan sehat yang dapat memperlancar sirkulasi darah, dikutip dari HealthLine.

1. Cabe merah

Cabai merah atau capsaicin ini mampu menurunkan lemak di pembuluh darah. Dengan berkurangnya lemak yang mempersempit arteri, akan terhindar dari penyakit jantung dan stroke. (Foto: CNN Indonesia/Safir Makki)

Cabai merah mempunyai zat phytochemical atau disebut capsaicin sebagai sumber pedasnya. Capsaicin bisa meningkatkan aliran darah dengan menurunkan tekanan darah dan merangsang pelepasan vasodilator.

Vasodilator akan mengendurkan otot-otot pembuluh darah sehingga darah dapat mengalir lebih mudah dan peredaran darah pun akan menjadi lancar.

Mengonsumsi cabai merah dengan cukup akan memperlancar sirkulasi, meningkatkan kekuatan pembuluh darah, serta mengurangi penumpukan plak di arteri yang merupakan penyebab utama aterosklerosis.

2. Buah delima

Biji buah delima mengandung asam linoleat, asam lemak omega-3 dan polifenol yang jika dikonsumsi rutin akan menghilangkan plak penyumbat pembuluh darah. (Foto: Reuters)

Buah yang bijinya manis ini mengandung tinggi antioksidan polifenol dan nitrat yang membuat pembuluh darah melebar sehingga aliran darah dapat mengalir dengan lebih lancar.

Mengonsumsi buah delima dalam bentuk jus, buah mentah, atau suplemen dapat meningkatkan aliran darah dan oksigenasi (pemenuhan akan kebutuhan oksigen) jaringan otot.

3. Bawang merah dan bawang putih

Bumbu masak ini dapat mengurangi risiko terkena kanker dan beberapa penyakit lainnya termasuk  jantung. (Foto: Meditations/Pixabay)

Tak hanya sebagai penguat rasa pada makanan, bawang merah dan bawang putih ternyata sama-sama baik bagi darah. Bawang merah merupakan sumber antioksidan flavonoid yang cukup tinggi, yang bermanfaat bagi kesehatan jantung.

Bawang merah dapat melancarkan sirkulasi darah dengan melebarkan pembuluh arteri dan vena. Bawang juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat meningkatkan aliran darah dan kesehatan jantung dengan mengurangi peradangan pada pembuluh darah dan arteri.

Sementara bawang putih dikenal untuk kesehatan jantung. Bawang putih mengandung senyawa sulfurnya allicin yang dapat menurunkan tekanan darah dengan merelaksasi pembuluh darah.

4. Tomat

Lycopene yang terkandung dalam tomat bertindak sebagai antioksidan yang berfungsi meningkatkan aliran darah. (Foto: WDnet/Pixabay)

Tomat mempunyai kandungan lycopene, yakni nutrisi penting yang mengandung banyak vitamin dan antioksidan, yang berfungsi membantu menurunkan tekanan darah bagi penderita darah tinggi.

Tomat dapat langsung dimakan saat masih segar, dibuat jus, sebagai saus, atau dijadikan sup. Tomat juga mampu mengurangi aktivitas enzim pengonversi angiotensin (ACE) yang menyebabkan pembuluh darah mengerut sehingga tekanan darah dapat tetap terkontrol.

5. Cokelat hitam

Cokelat hitam dapat mengurangi ketegangan arteri sekaligus mencegah darah putih menempel pada pembuluh darah, yang biasanya menjadi penyebab penyumbatan pembuluh darah. (Foto: Istockphoto/solidcolours)


Mengonsumsi cokelat hitam atau dark chocolate setiap hari dapat membantu menstabilkan tingkat tekanan darah. Hal itu dikarenakan kandungan antioksidan flavanol yang ada pada cokelat hitam.

Flavanol adalah salah satu antioksidan yang dapat melindungi tubuh dari radikal bebas dan membantu menurunkan tekanan darah.

6. Kacang kenari

Kacang kenari merupakan sumber serat dan mikronutrien yang dapat menurunkan kolesterol jahat, tekanan darah diastolik, dan mengurangi stres oksidatif. (Foto: helee54/Pixabay)

Kacang kenari sarat dengan senyawa bermanfaat, seperti l-arginin, asam alfa-lipoat, dan vitamin E. Bagi penderita diabetes disarankan mengonsumsi kacang kenari untuk memperbaiki kerusakan pembuluh darah yang disebabkan oleh kadar gula darah yang tidak terkontrol.

Rutin makan kacang kenari dapat mengurangi tekanan darah, meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan mengurangi peradangan.

7. Jahe

Di samping menghilangkan mual dan nyeri, ternyata rutin minum air jahe mencegah pembekuan darah dan meningkatkan sirkulasi serta aliran darah. (Foto: matczysko/Pixabay)


Jahe mengandung zat alami yang bermanfaat bagi tubuh, salah satunya kandungan gingerol.

Gingerol berperan menstimulasi hormon adrenalin dan melebarkan pembuluh darah sehingga dapat mencegah sumbatan pada pembuluh darah, memperlancar aliran darah, dan tentunya meringankan kerja jantung.

8. Ikan

Meski mahal, namun khasiat sebanding dengan harganya. Salmon maupun minyak ikan salmon dikenal mampu mencegah serangan jantung. (Foto: FoodiesFeed/Jakub Kapusnak)


Ikan berlemak seperti salmon dan makerel adalah sumber asam lemak omega-3 yang sangat baik. Asam lemak omega-3 sangat bermanfaat untuk sirkulasi karena melepaskan nitrat oksida--yang melebarkan pembuluh darah dan meningkatkan aliran darah.

Lemak omega-3 juga membantu menghambat penggumpalan trombosit dalam darah. Terlebih, minyak ikan juga disebut-sebut mampu menurunkan tekanan darah tinggi dan meningkatkan aliran darah di otot rangka.

9. Sayuran hijau

Makanan Sehat untuk Melancarkan Sirkulasi DarahSelain mengandung zat besi, bayam kaya akan nitrat yang mampu mengurangi peradangan pada pembuluh darah dan dapat menstimulasi kekuatan. (Foto: Istockphoto/chengyuzheng)



Sayuran hijau seperti bayam dan kol kaya akan nitrat yang diubah tubuh menjadi vasodilator yang kuat. Vasodilator mampu melebarkan pembuluh darah agar mengalir dengan lancar dan tidak membebani kerja pompa jantung.

10. Jeruk

Jeruk mengandung vitamin C yang bisa mengurangi lemak tubuh pembentuk plak pada arteri dan kandungan hesperidi bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah. (Foto: Daria-Yakovleva/Pixabay)

Buah jeruk, lemon, dan jeruk bali mengandung tinggi antioksidan, termasuk flavonoid. Rutin mengonsumsi buah jeruk yang kaya flavonoid ini dapat mengurangi peradangan pada tubuh sekaligus mengurangi tekanan darah dan kekakuan pada pembuluh darah.

Rutin meminum jus jeruk selama satu minggu berturut-turut saja akan langsung terasa khasiatnya seperti melebarnya arteri, terhindar dari peradangan, dan penurunan risiko stroke.

(paz/fef)