Tidur Siang 1-2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Serangan Jantung

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 12/09/2019 11:23 WIB
Tidur Siang 1-2 Kali Seminggu Kurangi Risiko Serangan Jantung Ilustrasi. Tidur Siang Baik untuk Kesehatan Jantung. (Foto: Istockphoto/andresr)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bila Anda memiliki dua hari libur dalam sepekan, sebisa mungkin luangkan waktu setidaknya satu jam untuk tidur siang. Sebuah studi baru mengungkap, tidur siang 1-2 kali dalam satu minggu, sudah cukup untuk menurunkan risiko penyakit yang berhubungan dengan kardiovaskular, seperti stroke, serangan jantung, hingga penyakit pembuluh darah lainnya.

Hasil ini didapat setelah peneliti menganalisis data dari 3.462 orang berusia 35-75 tahun di Lausanne, Swiss. Peneliti melacak pola tidur setiap partisipan dan kesehatan mereka.

Sebanyak 58 persen partisipan tidak tidur siang, 19 persen tidur siang satu atau dua kali seminggu, dan 12 persen tidur siang tiga sampai lima kali dalam seminggu. Sekitar 11 persen tidur siang enam hingga tujuh hari dalam satu minggu.



Selama lima tahun masa studi, peneliti menemukan 155 kasus kardiovaskular, di antaranya serangan jantung dan stroke.

Setelah dianalisis, peneliti menemukan bahwa partisipan yang tidur siang sekali atau dua kali dalam seminggu memiliki kemungkinan 48 persen lebih rendah mengalami masalah kesehatan. Hasil ini tetap kuat, bahkan setelah peneliti mempertimbangkan faktor kesehatan lain.

Hasil ini juga memperkuat penelitian sebelumnya yang menemukan tidur siang dapat mengurangi tekanan darah.


Meskipun tidur siang disebut baik untuk kesehatan, para ahli tetap menyarankan agar setiap orang menjalankan pola hidup yang sehat seperti diet, berolahraga, dan tidur malam yang teratur. Pasalnya, tidur siang tidak dapat 'berdiri sendiri' untuk turunkan risiko serangan jantung maupun stroke.

"Perlu lebih banyak bukti untuk mengatakan bahwa tidur siang dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung. Ada banyak perubahan gaya hidup lain yang dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Berolahraga 150 menit seminggu dan konsumsi makanan sehat dapat mengurangi risiko serangan jantung atau stroke," kata ahli dari British Heart Foundation vanessa Smith, dikutip dari Metro.


[Gambas:Video CNN] (ptj/ayk)