FOTO: Mencicipi Makanan Paling Menjijikan di Dunia

AFP, CNN Indonesia | Jumat, 27/09/2019 08:57 WIB

Jakarta, CNN Indonesia -- Sup kelelawar hingga keju yang 'diselimuti' belatung dipamerkan dalam pameran makanan paling menjijikan di dunia yang sedang berlangsung di beberapa negara.

Di Swedia, pameran makanan paling menjijikan terselenggara di Disgusting Food Museum sepanjang tahun. Sementara di Prancis, pameran ini berlangsung di Nantes pada 25 September hingga 3 November 2019. Sedangkan di Las Vegas, Amerika Serikat, berlangsung pada 8-10 Oktober 2019. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Dengan membeli tiket masuk seharga 3 euro atau sekitar Rp50 ribu, pengunjung punya kesempatan untuk mencium dan mencicipi makanan paling menjijikan dari berbagai negara. Salah satunya Kale Pache, hidangan asal Iran yang dibuat dengan kepala, kaki, dan perut domba. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Tak semua hidangan dapat dinikmati. Jantung kobra yang masih berdetak asal Vietnam, hanya ditampilkan melalui layar video. Makanan lain yang juga tak bisa dicoba ialah rebusan kepala domba, anggur bayi tikus, sup kelelawar, serta sup kura-kura karena dianggap terlalu ekstrim. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Charlie Lam, 23, seorang mahasiswa asal Hong Kong mendapati pengalaman yang menarik setelah mencicipi beberapa makanan, seperti fermentasi hiu dari Islandia atau keju bau busuk dari Inggris. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Staf museum memastikan semua pengunjung untuk mencoba minimal satu jenis makanan. Uniknya, orang yang pemilih dalam hal makanan sekalipun bisa 'terhipnotis' untuk mencoba. Salah satunya adalah Adam Eliasson (24) yang mencoba keju bertabur belatung di bagian tengah dari Sardinia. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Makanan lain yang bikin penasaran pengunjung ialah Penis Banteng, makanan afrodisiak dari China.
Pihak penyelenggara mengatakan, pameran ini memberikan kesempatan bagi orang untuk menjelajahi dunia makanan dan melihatnya dari lensa budaya lain. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)
Setelah Swedia, Prancis, dan Las Vegas AS, pameran ini rencananya akan keliling dunia demi membuat makanan menjijikan lebih dikenal. (Photo by LOIC VENANCE / AFP)