Manfaat Buah Manggis: Jaga Imun Hingga Turunkan Berat Badan

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 27/09/2019 12:16 WIB
Manfaat Buah Manggis: Jaga Imun Hingga Turunkan Berat Badan Ilustrasi. Kandungan antioksidan yang dimiliki membuat buah manggis dipercaya kaya akan manfaat. (Pixabay/taboty)
Jakarta, CNN Indonesia -- Manfaat buah manggis sangat kaya. Buah tropis ini digunakan untuk banyak kondisi.

Manggis umumnya digunakan untuk mengobati diare, infeksi saluran kemih, kencing nanah, sariawan, TBC, gangguan menstruasi, kanker, dan disentri. Buah ini juga kerap digunakan untuk merangsang sistem kekebalan tubuh.

Beberapa orang lainnya terbiasa mengoleskan manggis ke permukaan kulit untuk mengobati eksim dan kondisi kulit lainnya.


Dewasa ini, jus manggis menjadi minuman kesehatan populer. Berikut beragam manfaat buah manggis, melansir Healthline.

1. Sebagai antioksidan
Antioksidan berfungsi untuk menangkal radikal bebas yang menyebabkan sejumlah penyakit kronis.

Manggis diketahui mengandung beberapa nutrisi dengan kandungan antioksidan seperti vitamin C dan folat. Selain itu, kandungan xanthone pada manggis juga dikenal dengan sifat antioksidannya yang kuat.

2. Sebagai antiinflamasi
Xanthone yang ditemukan pada manggis berperan dalam mengurangi peradangan. Xanthone dipercaya dapat menekan risiko kanker, penyakit jantung, dan diabetes.

3. Mengatasi kanker
Lagi-lagi adalah xanthone. Sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dimilikinya membuat manggis dipercaya mampu melawan perkembangan dan penyebaran sel kanker.

Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa xanthone dapat menghambat pertumbuhan sel kanker di payudara, perut, dan paru-paru.

Penelitian pada tikus juga menemukan manfaat xanthone dengan memperlambat perkembangan kanker usus besar dan payudara.

4. Menurunkan berat badan
Sebuah studi kecil selama delapan minggu menemukan, seseorang yang melengkapi menu diet dengan 90-270 ml jus manggis sebanyak dua kali sehari cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah.

Meski penelitian tentang manggis dan obesitas terbatas, tapi para ahli berteori bahwa efek antiinflamasi pada buah berperan dalam meningkatkan metabolisme lemak dan mencegah penambahan berat badan.

Ilustrasi. Para ahli percaya bahwa sifat antiinflamasi yang dimiliki manggis berperan dalam meningkatkan metabolisme lemak dan mencegah penambahan berat badan. (Istockphoto/Urilux)

5. Mengontrol gula darah
Penelitian menemukan bahwa senyawa Xanthone pada manggis dapat membantu menjaga kadar gula darah. Hal ini salah satunya ditemukan dalam sebuah studi selama 26 minggu pada perempuan dengan kelebihan berat badan.

Penelitian menemukan, mereka yang mengonsumsi 400 mg ekstrak manggis tambahan setiap hari mengalami pengurangan resistensi insulin sebagai faktor risiko diabetes.

Buah ini juga merupakan sumber serat yang baik. Serat dapat membantu menstabilkan gula darah.

6. Menjaga sistem kekebalan tubuh
Serat dan vitamin C yang ditemukan pada manggis berperan penting untuk sistem kekebalan tubuh.

Selain itu, beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa sejumlah senyawa tertentu pada manggis memiliki sifat antibakteri yang dapat menjaga kekebalan tubuh.

7. Menjaga kulit sehat
Kerusakan kulit akibat paparan sinar matahari menjadi kontributor utama kanker kulit dan penuaan.

Sebuah studi dilakukan pada tikus yang diobati dengan ekstrak manggis. Hasilnya, manggis dapat memberikan perlindungan pada tikus dari radiasi UVB.

Sebuah penelitian kecil selama 3 bulan pada manusia juga menemukan, mereka yang diobati dengan 100 mg ekstrak manggis setiap hari memiliki kulit yang lebih elastis.

Banyak orang telah meyakini beragam manfaat buah manggis. Namun, dibutuhkan penelitian lanjut untuk memberikan bukti yang lebih mendukung.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)