Aturan Menyisir Rambut yang Tepat Hindari Kerusakan

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 02/10/2019 07:08 WIB
Aturan Menyisir Rambut yang Tepat Hindari Kerusakan Ilustrasi. Cara menyisir yang salah dapat menimbulkan kerusakan pada rambut. (Istockphoto/ G-stockstudio)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rambut yang berantakan tak enak dipandang. Menyisir rambut menjadi salah satu solusi untuk membuatnya terlihat lebih rapi.

Namun, menyisirnya dengan asal-asalan hanya akan menimbulkan kerusakan pada rambut. Tergesa-gesa menyisir rambut bisa merusak lapisan terluar kutikula yang dapat menyebabkan masalah.

"Menyisir dengan cara yang kurang tepat dapat menimbulkan kerusakan," ujar ahli dermatologi, Lily Talakoub, mengutip Well and Good. Kesalahan dalam menyisir berpotensi mengganggu folikel pada kulit kepala yang menyebabkan penipisan rambut.


Ada tata cara yang tepat untuk mencegah kerusakan pada rambut saat menyisirnya.

Sisir rambut dari bagian bawah atau (ujung rambut) menuju atas. Mulai menyisir dari kulit kepala hanya akan merusak folikel dan menimbulkan kerontokan.

Anda juga disarankan untuk menggunakan sisir berbulu halus. Sisir dengan bulu yang lembut dapat mengambil sebum dari kulit kepala untuk kemudian mendistribusikannya ke batang rambut agar tetap sehat.

"Sangat penting untuk menggunakan sisir dengan bulu alami daripada plastik. Sisir plastik dapat merusak rambut dan kulit kepala," ujar Jana Blankenship, pendiri produk kesehatan rambut Captain Blankenship.

Anda juga perlu berhati-hati saat menyisir rambut dalam keadaan basah. Dalam kondisi itu, rambut sangat lah rentan. Untuk mengatasinya, gunakan sisir bergigi lebar atau yang memiliki lebih banyak ruang di antara giginya.

Beda jenis rambut, beda pula cara menyisir yang harus dilakukan. Berikut cara menyisir rambut yang tepat sesuai jenis rambut.

Rambut lurus
Pemilik rambut lurus tak perlu menyisir rambut dengan terlalu keras. Anda hanya perlu menyisirnya pelan-pelan dari bawah ke atas.

"Helai rambut yang ditarik berulang-ulang dapat merusak rambut yang rapuh," ujar Talakoub.

Rambut bergelombang
Rambut jenis ini umumnya memiliki tekstur yang lurus pada bagian atas kepala. Menuju ke bawah, tekstur rambut mulai menekuk dan bergelombang hingga bagian tengah.

Ilustrasi. Cara menyisir yang salah dapat menimbulkan kerusakan pada rambut. (Istockphoto/puhhha)

"Saya sarankan menggunakan sisir bergigi lebar berbahan kayu. Sisir rambut dari bawah dengan lembut," ujar Blankenship.

Usahakan pula untuk tak terlalu sering mencuci rambut. Cukup tiga kali dalam sepekan dan gunakan formula bebas sulfat.

Jika Anda tak sempat mencucinya, basuh rambut dengan sedikit air. Kemudian, rapikan dengan sisir yang terbuat dari bahan alami seperti kayu.

Rambut ikal
Menyisir rambut ikal dengan cara yang salah dapat berujung kerusakan yang cukup parah.

"Anda harus berhati-hati menyisir rambut yang ikal. Begitu Anda terlalu banyak menyisir, rambut akan meregang," kata Aimee Sowu, salah satu pendiri produk perawatan rambut Cue.

Rambut ikan memiliki sifat elastis. Jika terlalu banyak mengalami gesekan, batang rambut akan rentan patah.

Sowu menyarankan para pemilik rambut ikal untuk menggunakan sisir bergigi lebar.

Untuk membantu sisir meluncur dengan halus di rambut, aplikasikan kondisioner tanpa bilas atau minyak rambut.

Rambut keriting
Pemilik rambut keriting biasanya mulai sibuk sejak saat proses mencuci rambut. Di saat itu, Anda disarankan untuk memisahkan helai-helai rambut yang menyatu dengan ujung jari bersamaan dengan pengaplikasian kondisioner.

Biarkan rambut sedikit kering. Lalu, aplikasikan minyak rambut atau kondisioner tanpa bilas. Gunakan sisir bergigi lebar yang dirancang untuk merapikan rambut yang kusut.

[Gambas:Video CNN] (asr/asr)