Train Street Ditutup, 'Turis Selfie' Serbu Jembatan Long Bien

CNN Indonesia | Kamis, 14/11/2019 14:43 WIB
Train Street Ditutup, 'Turis Selfie' Serbu Jembatan Long Bien Jembatan Long Bien di Hanoi, Vietnam. (Istockphoto/ Dmitry_Chulov)
Jakarta, CNN Indonesia -- Setelah area kafe ilegal di Train Street ditutup, area selfie berbahaya kembali muncul di Hanoi.

Sama seperti Train Street, area berfoto di Long Bien Bridge juga dianggap berbahaya oleh pemerintah Vietnam.

Dikutip dari Lonely Planet pada Kamis (14/11), jembatan Long Bien Bridge yang dibangun antara tahun 1899 hingga 1902 kini ramai oleh turis yang datang untuk berfoto.



Jembatan yang menjadi lambang keuletan dan kegigihan masyarakat Hanoi ini dirancang oleh arsitek Menara Eiffel, Gustave Eiffel.

Jembatan Long Bien melintasi Red River dan menyambung dua distrik, Hoan Kiem dan Long Bien. Jembatan ini pernah terkena imbas bom saat Amerika menginvasi Vietnam.

Tak hanya kereta, jembatan ini juga dilewati oleh sepeda motor dan pejalan kaki.

Yang membuat berbahaya, turis yang datang ke sini seringkali memanjat pagar jembatan untuk mendapatkan foto yang sempurna; pemandangan rangka jembatan, persawahan dan langit biru.

Suasana selfie di Jembatan Long Bien. (HOANG DINH NAM / AFP)


Keramaian turis di Train Street. (Manan VATSYAYANA / AFP)

Pemerintah khawatir bakal jatuh korban jika turis terus berperilaku demikian. Sama seperti di Train Street, turis berfoto di depan kereta yang tengah melintas sangat dekat dengan pemukiman warga.

Dikutip dari CNN Travel pada 12 Oktober 2019, pemerintah menutup area kafe ilegal di Train Street karena dianggap membahayakan pengunjung sekaligus kereta yang melintas.

Sebelum ditutup, setiap harinya lintasan kereta bernama Old Quarter yang dibangun Prancis pada tahun 1902 itu diserbu turis yang ingin berfoto.

Seminggu sebelum penutupan, sebuah kereta yang hendak melintas sampai terpaksa berputar balik karena Train Street dipenuhi turis.


[Gambas:Video CNN]

(vvn/ard)