Selain berfungsi untuk mengangkat debu dan kotoran yang menempel, membersihkan wajah juga menjadi tahap persiapan awal rangkaian perawatan wajah lainnya.
Untuk hasil yang maksimal, menyesuaikan jenis pembersih dengan tipe kulit sudah menjadi keharusan. Beda tipe kulit, berbeda pula jenis pembersih yang dibutuhkan oleh kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Kulit kering
Kulit kering sulit menghidrasi dirinya sendiri karena minimnya lemak, air, atau keduanya. Kondisi yang terlalu kering akan menyebabkan kulit terasa kencang, bersisik, hingga mengelupas.
Jika Anda memiliki kulit kering, pilih lah pembersih wajah yang lembut sekaligus melembapkan seperti cream, oil, atau milk cleanser.
Ahli dermatologi Jaishree Sharad menyarankan untuk mencari bahan-bahan seperti petrolatum, lanolin, dan mineral oil. "Bahan-bahan ini akan membersihkan kulit dan membuat kulit tetap lembap," ujarnya.
Selain itu, penting juga untuk menghindari pembersih wajah dengan eksfoliator seperti salicylic atau glycolic acid yang dapat membuat kulit Anda menjadi lebih kering.
Untuk mengetahui pembersih wajah atau skincare yang cocok untuk kulit Anda, simak artikel berikut.
2. Kulit berminyak
Kulit berminyak cenderung untuk memproduksi sebum berlebih. Kondisi ini membuat pemilik kulit berminyak lebih rentan terhadap jerawat.
Pilih lah pembersih wajah berbahan ringan yang memiliki fungsi untuk menyeimbangkan produksi minyak seperti lidah buaya dan tea tree.
Ahli dermatologi dari American Academy of Dermatology, Badreshia-Bansal menyarankan untuk menggunakan pembersih oil-free yang tidak menyumbat pori-pori dan mengandung salicylic acid atau benzoyl peroxide untuk mengatasi jerawat yang sering dikeluhkan oleh orang dengan kulit berminyak.
3. Kulit kombinasi
Beberapa orang memiliki kondisi kulit yang berbeda di area wajah tertentu. Yang paling umum adalah bagian berminyak di area kening, hidung, dan dagu. Sedangkan area pipi, leher, dan sekitar mata cenderung kering dan normal.
Bansal merekomendasikan Anda pemilik jenis kulit kombinasi untuk menggunakan pembersih ringan yang tidak terlalu menghilangkan sebum di wajah.
Jika kulit Anda mudah bereaksi terhadap produk kecantikan atau perawatan wajah tertentu, kemungkinan besar Anda memiliki jenis kulit sensitif. Namun, sebaiknya periksakan kondisi tersebut kepada dokter kulit terlebih dahulu. Pasalnya, terkadang reaksi muncul karena ketidakcocokan dengan produk tersebut dan bukan akibat dari kondisi kulit yang sensitif.
Kulit sensitif akan mudah bereaksi jika bersentuhan dengan produk yang mengandung alkohol dan pewangi. Untuk itu, sebaiknya hindari bahan-bahan tersebut dan gunakan bahan yang menenangkan kulit seperti teh hijau, lidah buaya, dan chamomile.
Selain itu, cari lah pembersih wajah yang bersifat hipoalergenik, bebas paraben, dan bebas sabun yang tidak akan mengiritasi kulit Anda. "Micellar water bisa menjadi pembersih yang terbaik untuk jenis kulit ini," saran Sharad.
[Gambas:Video CNN] (aul/asr)