Pertolongan Pertama Diare saat Banjir

Tim, CNN Indonesia | Senin, 06/01/2020 15:11 WIB
Pertolongan Pertama Diare saat Banjir Ilustrasi. Diare saat banjir yang tak diatasi bisa berujung pada dehidrasi serius yang membahayakan tubuh. (CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Episode banjir menyisakan duka sekaligus pekerjaan rumah yang menumpuk. Mulai dari perbaikan rumah, fasilitas umum, hingga penyakit yang rentan timbul termasuk diare saat banjir harus diatasi.

Sebagaimana diketahui, banjir menjadi sarana terbaik bagi bakteri untuk berkembang biak. Dengan demikian, air yang terkontaminasi berisiko menularkan beragam penyakit seperti diare.

Diare tak bisa dianggap sepele. Diare yang tak ditangani dapat berujung pada dehidrasi serius atau kondisi di mana tubuh kekurangan cairan. Minimnya cairan dalam tubuh bisa menyebabkan fungsi organ dan jaringan tubuh terganggu sehingga tak dapat bekerja secara maksimal.


Untuk itu, penanganan sesegera mungkin perlu dilakukan untuk mencegah dampak serius akibat diare. Berikut beberapa pertolongan pertama yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi diare saat banjir.

1. Asupan cairan
Melansir dari Web MD, pertolongan pertama untuk penderita diare adalah asupan cairan. Minum sebanyak mungkin air untuk menggantikan cairan yang hilang. Usahakan cairan yang masuk lebih banyak daripada yang keluar.

Tak hanya air putih, asupan cairan juga bisa didapat dari sejumlah buah yang mengandung banyak air, minuman dengan elektrolit, atau kuah kaldu pada sup.

2. Istirahat
Usahakan istirahat cukup saat diare. Aktivitas bersih-bersih setelah banjir mungkin bisa ditunda. Jika ada beberapa hal yang tak bisa ditunda, lakukan aktivitas yang tidak terlalu berat.

3. Hindari makanan tertentu
Saat diare, seseorang cenderung kehilangan nafsu makan akibat rasa mulas dan tak nyaman pada perut. Namun, kondisi ini tak bisa dibiarkan, sebab tubuh membutuhkan asupan untuk mengembalikan fungsi organ.

Sebagai catatan, hindari makanan pedas, asam, dan berlemak tinggi. Bagi orang dewasa, asupan terbaik adalah makanan padat dan rendah serat. Sedangkan untuk anak-anak, berikan makanan yang mudah dicerna seperti bubur dan pisang.

[Gambas:Video CNN] (els/asr)