6 Tips Memilih Sunscreen yang Aman bagi Terumbu Karang

CNN Indonesia | Senin, 06/01/2020 19:25 WIB
6 Tips Memilih Sunscreen yang Aman bagi Terumbu Karang Ilustrasi. (AP Photo/David Goldman)
Jakarta, CNN Indonesia -- Palau menjadi negara pertama di dunia yang melarang penggunaan sunscreen atau tabir surya mengandung bahan berbahaya perusak terumbu karang, seperti oxybenzone dan octinoxate.

Larangan tersebut diterapkan secara resmi mulai 1 Januari 2020. Bagi yang masih menjual atau menggunakan tabir surya berbahan terlarang bakal dikenakan denda hingga Rp13 juta.

Untuk menjaga kelestarian laut, turis bisa mulai mengenakan tabir surya yang menggunakan filter UVA dan UVB fisik (sebagai lawan dari bahan kimia berbahaya di atas).


Carilah tabir surya berbahan seng oksida (zinc) dan titanium dioksida (titanium dioxide), dua jenis mineral yang terbilang aman bagi terumbu karang.

"Label 'safe reef/aman bagi terumbu karang' mengartikan bahwa tabir surya mengandung bahan pemblokir UV dari kandungan mineral mineral seperti zinc dan titanium dioxide," jelas Joshua Zeichner, dokter kulit di New York City.

Berikut sejumlah tips mencari tabir surya yang aman bagi terumbu karang dan kelestarian alam bahari:

1. Bahan berbahaya

Dikutip dari SaveTheReef.org, tabir surya yang berbahaya bagi terumbu karang ialah yang mengandung;

  • Oxybenzone
  • Octinoxate
  • Octocrylene
  • Homosalate
  • 4-methylbenzylidene camphor
  • PABA
  • Paraben
  • Triclosan
  • Segala bahan tabir surya dengan manik-manik mikroplastik (exfoliating beads)
  • Segala bahan tabir surya dengan label nanopartikel
2. Cek daftar

Mengecek daftar terkini merk tabir surya yang aman bagi lingkungan di Haereticus Environmental Lab dan Environmental Working Group.

[Gambas:Instagram]

3. Hindari spray

Hindari tabir surya dengan kemasan spray, karena semprotan cairannya bisa mubazir dan jatuh ke air atau pasir.

4. Penginapan konservasi

Bermalam di tempat penginapan dengan visi dan misi konservasi alam, karena mereka biasanya menyediakan tabir surya ramah terumbu karang.

[Gambas:Instagram]

5. Aksesori penghalau matahari

Kalau takut terbakar matahari, bisa menggunakan pakaian renang panjang dan aksesori penghalau terik lainnya seperti kacamata, topi, atau payung. Barang-barang ini lebih awet ketimbang harus mengoles tabir surya berkali-kali.

6. Perawatan setelah wisata

Berwisata bahari berarti terpapar sinar matahari, sehingga turis harus menerima kenyataan bahwa kulitnya akan menggelap sepulang dari pantai.

Upaya perawatan setelah wisata bahari banyak tersedia di salon kecantikan atau dengan cara herbal - seperti dengan losion lidah buaya, ketimbang harus mengorbankan kehidupan laut dengan menggunakan tabir surya beracun.

[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)