Romantisme Pasangan Filipina yang Menikah Saat Taal Meletus

tim, CNN Indonesia | Rabu, 15/01/2020 11:57 WIB
Ancaman erupsi gunung Taal di Filipina lalu tak menyurutkan niat Palomar dan Vaflor untuk tetap melangsungkan pernikahannya beberapa waktu Ancaman erupsi gunung Taal di Filipina lalu tak menyurutkan niat Palomar dan Vaflor untuk tetap melangsungkan pernikahannya beberapa waktu(OmarMedinaRD/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gunung berapi di Filipina, Taal yang erupsi beberapa hari lalu ternyata tak menghentikan niat pasangan Palomar dan Vaflor yang dimabuk cinta untuk segera menikah.

Fotografer Randolf Evan mengatakan kepada CNA bahwa dia mengambil foto persiapan sekitar jam 14.00 waktu setempat ketika gunung Taal mulai memperlihatkan aktivitas yang tak biasa.

"Kami berpikir kalau mungkin aktivitasnya tak akan meningkat, tapi kami memastikan juga untuk memantau apa yang terjadi lewat media sosial,"katanya.


Pasangan ini memang sudah mempersiapkan semua pesta pernikahan. Mereka pun tak menyerah ketika ada imbauan dan informasi terkait ancaman letusan gunung Taal. Pasangan tersebut berhasil melaksankan pesta pernikahan mereka dan mengadakan resepsi.



Pasangan ini memilih menikah di lokasi yang dikenal sebagai Savana Farm ini karena keindahan dan ketenangannya. Tempat ini juga populer untuk wisatawan. Pulau dan gunung berapi Taal ini terletak di tengah danau di sekitar 70 km ke arah selatan dari Manila.

Evan mengungkapkan bahwa tim panitia juga melakukan serangkaian diskusi jika menghadapi skenario terburuk. Namun pada kenyataannya, upacara pernikahan berjalan lancar meski dihujani dengan hujan abu ringan dari Taal. Beberapa jepretan foto berlatar belakang asap letusan gunung Taal ini memang terlihat memesona dan dramatis. 

Gunung TaalFoto: (AP Photo/Aaron Favila)
Gunung Taal

Hujan abu menjadi sedikit lebih berat dan berlumpur, maka pesta harus dihentikan di tengah-tengah usai sang pengantin memberikan kata sambutannya demi keselamatan dan keamanan.

Namun kini aktivitasnya makin 'menggila.' Gunung Taal  kembali memuntahkan lava panas pada Selasa (14/1) disertai gempa bumi vulkanik akibat meningkatnya aktivitas magma. Hal ini menandakan potensi letusan gunung Taal yang lebih besar dan berbahaya dibandingkan sebelumnya.

Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina mengungkapkan gunung Taal telah memuntahkan lava panas setinggi 800 meter ke udara.

Tercatat lebih dari 350 gempa vulkanik terjadi di dekat gunung Taal sejak Minggu (12/1) hingga Selasa. Sekitar 50 gempa vulkanik tercatat terjadi selama kurun waktu delapan jam pada Selasa.

(chs)