Sop Daging Makassar Pertahankan Cita Rasa Autentik 7 Dekade

Grab, CNN Indonesia | Jumat, 17/01/2020 17:42 WIB
Sop Daging Makassar Pertahankan Cita Rasa Autentik 7 Dekade Ilustrasi sop daging (Foto: Istockphoto/Mizina)
Jakarta, CNN Indonesia -- Orang Makassar pasti tahu sop daging legendaris satu ini. Adalah Sop Cendrawasih yang berdiri sejak 1952. Pengelola Sop Cendrawasih diwariskan pada keturunannya yang sekarang sudah sampai pada generasi kelima. Ini rahasia di balik rasanya yang tak tercemar.

Mas Tomo adalah generasi kelima yang mengelola tempatnya saat ini. Menggunakan resep yang ditinggalkan untuknya secara turun-temurun, Mas Tomo mempertahankan rasa yang sama di balik kuah dan isi dari semangkuk Sop Cendrawasih.

Sop Cendrawasih sebenarnya sudah ada sejak tahun 40-an, tapi bukanya di Pasar Jalan Merpati. Kemudian mereka pindah ke Jalan Cendrawasih dan jadi lebih dikenal dengan Warung Sop Cendrawasih di bawah pohon besar.


"Dulu pernah buka cabang di mal selama 3 tahun. Tapi sekarang hanya fokus di Jalan Cendrawasih saja," ujar Mas Tomo dikutip dari akun resmi Grab, Kamis (16/1).

Sop Cendrawasih rupanya seperti perpaduan antara rawon dan sop dengan daging pilihan. Tersaji lengkap dengan buras atau lontong bersantan berukuran jumbo nan lembut, kacang goreng, serta telur. Selain daging, semangkuk penuh Sop Cendrawasih berisi soun, paru, hati, perkedel, dan taburan seledri.

Untuk mengerti sesuatu yang sifatnya warisan, memang harus datang langsung ke tempatnya. Baik itu soal lokasi ataupun cita rasa. Kedainya pun masih tampak sederhana.

Tak heran orang banyak yang kembali ke warung Sop Cendrawasih untuk memenuhi kerinduan cita rasa otentik 'tempo doeloe'. Kenikmatan Sop Cendrawasih tak hanya tersiar di dalam negeri bahkan sampai luar negeri.

"Oleh pelanggan lokal dan pejabat, hingga pelanggan dari Hongkong yang sengaja ke Makassar karena kangen dengan sopnya. Di zaman 60-an, mantan presiden juga pernah mampir ke sini," lanjut Mas Tomo.

Meski pemiliknya mempertahankan keaslian rasa dan suasana kedai masa lalu, namun Mas Tomo tetap mengikuti tren strategi pemasaran melalui aplikasi dengan bekerja sama dengan layanan pesan antar makanan GrabFood.

"Sop Cendrawasih juga terdaftar di GrabFood, yang membuat pemesanannya mudah dan bisa makan di rumah," ujarnya. (fef)