5 Cara Cegah Penularan Virus Corona di Kantor

tim, CNN Indonesia | Kamis, 30/01/2020 15:02 WIB
5 Cara Cegah Penularan Virus Corona di Kantor Ilustrasi: Petugas menggunakan masker sebagai bagian dari langkah pencegahan virus corona. (CNN Indonesia/Rosyid)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kasus virus corona jenis baru, novel Coronavirus 2019 (nCoV) di pelbagai negara kian hari kian bertambah. Virus yang merebak sejak 31 Desember 2019 berawal di Kota WuhanChina ini telah mencatatkan lebih 4.500 kasus.

Penyebaran virus corona telah menjangkiti beberapa negara di antaranya Australia, Thailand, Malaysia, Singapura dan terbaru adalah Jerman. Namun untuk status Indonesia sendiri hingga kini masih negatif kasus virus corona.

Kendati begitu, bukan berarti tak perlu bersiap-siap. Kewaspadaan dan antisipasi harus tetap 'dinyalakan'. Selain oleh pemerintah, pencegahan juga bisa dilakukan oleh pengelola perusahaan.



Dinas Kesehatan DKI Jakarta menerbitkan surat edaran tentang kewaspadaan terhadap pneumonia novel coronavirus. Berikut lima hal yang bisa dilakukan pengelola perusahaan:

1. Sosialisasi
Pimpinan atau pengelola perusahaan sebaiknya melakukan sosialisasi ke para pekerja mengenai gejala, tanda dan cara mencegah penularan infeksi virus korona. Informasi ini juga perlu diberikan ke para tamu kantor.

Gejala dan tanda yang perlu diwaspadai yakni demam disertai batuk atau pilek, sakit tenggorokan, dan sesak napas yang muncul 14 hari sejak tiba dari negara terjangkit. Dalam kasus virus corona, gejala infeksi tersebut harus diikuti dengan penelusuran terhadap riwayat perjalanan dua pekan terakhir.

2. Beri anjuran pencegahan
Jika ada pekerja ataupun tamu yang mengalami gejala tersebut dan diketahui punya rekam jejak perjalanan ke negara terjangkit, seperti China--dalam dua pekan terakhir, pihak perusahaan perlu menyarankan penggunaan masker.


Tanpa perlu panik, pimpinan atau pengelola perusahaan juga bisa melakukan sejumlah penanganan misalnya melalui pembatasan kontak. Selanjutnya, mintalah orang tersebut untuk segera berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Berikan pula informasi ke dokter dan tenaga kesehatan mengenai riwayat perjalanan.

Laporkan juga informasi tersebut ke dinas kesehatan melalui nomor telepon 0813-8837-6955 atau Kementerian Kesehatan melalui 021-5210411 atau 0812-1212-3119.

3. Informasikan pesan kunci
Minta para tamu dan pekerja untuk menerapkan etika batuk, membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta dibilas kurang lebih dua detik.


Dan jika sedang sakit, kurangi melakukan aktivitas di luar rumah, batasi kontak dengan orang lain, lantas segeralah berobat.

4. Pastikan sanitasi lingkungan
Perusahaan ada baiknya melakukan desinfeksi pada lantai, dinding bangunan, karpet dan pegangan pintu juga jendela, serta alat yang disentuh secara umum.

Bila perlu, lakukan pula penyemprotan ruangan dengan spray fast-acting alcoholic spray disinfectant. Jangan lupa, sediakan sabun cuci tangan dan wastafel serta, tempatkan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80 persen di titik yang mudah diakses penghuni gedung.


5. Update informasi
Perbarui terus perkembangan mengenai penyebaran virus corona dan pastikan sumber informasi itu dapat dipercaya. Perusahaan juga hendaknya memfasilitasi dinas kesehatan setempat untuk menelusuri kontak penderita dan penanggulangan penyakit.


[Gambas:Video CNN]


(NMA)


BACA JUGA