Penelitian yang dipublikasikan di European Journal of Preventive Cardiology menemukan, meminum teh tiga kali atau lebih dalam sepekan dapat meningkatkan kesehatan jantung.
Dalam sebuah studi jangka panjang, para peneliti dari Akademi Ilmu Kedokteran Tiongkok, Beijing, menganalisis 100.902 peserta tanpa riwayat serangan jantung, stroke, atau kanker. Peneliti membaginya ke dalam dua kelompok: mereka yang minum teh tiga kali atau lebih dalam sepekan dan mereka yang tidak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah penelitian tahap pertama, sebanyak 14 ribu peserta diikutkan kembali dalam penelitian lanjutan. Hasilnya, mereka yang mempertahankan kebiasaan minum teh memiliki risiko penyakit jantung dan stroke yang lebih rendah 56 persen.
Kandungan polifenol yang ada di dalam teh disebut-sebut sebagai faktor utamanya. Ahli kardiologi, Guy L Mintz mengatakan, polifenol diketahui memiliki manfaat untuk kardiovaskular.
"Manfaat ini termasuk peningkatan fungsi pembuluh darah, lebih sedikit penyempitan," ujar Mintz, melansir Healthline. Senyawa ini juga diketahui dapat meningkatkan kolesterol baik dalam tubuh, yang juga dapat melindungi jantung tetap sehat.
Hal ini terjadi karena proses fermentasi pada teh hitam dapat mengurangi efektivitas polifenol.
"Dalam populasi penelitian kami, 49 persen peminum teh terbiasa mengonsumsi teh hijau, sementara hanya 8 persen yang lebih memilih teh hitam, ujar penulis studi, Dongfeng Gu.
Hal lain yang perlu menjadi catatan adalah bahwa manfaat kesehatan lebih terasa pada laki-laki dibanding perempuan. Para peneliti menduga, hal ini disebabkan oleh rendahnya risiko penyakit jantung dan stroke pada perempuan.
[Gambas:Video CNN]
(asr/asr)