3 Manfaat Jamur Putih untuk Kesehatan

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 30/01/2020 10:19 WIB
3 Manfaat Jamur Putih untuk Kesehatan Ilustrasi. Selain sangat rendah kalori, jamur putih menawarkan manfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan melawan perkembangan sel kanker. (morgueFile/MaxStraeten)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bukan rahasia lagi, jamur punya banyak manfaat untuk kesehatan. Termasuk di antaranya jamur putih yang paling umum ditemukan.

Selain sangat rendah kalori, jamur putih menawarkan beberapa efek yang meningkatkan kesehatan jantung dan memiliki sifat melawan kanker.

Jamur putih atau Agaricus bisporus dikenal juga sebagai jamur meja, jamur kancing, atau champignon.


Seperti kebanyakan jamur lainnya, jamur putih rendah kalori namun mengandung banyak nutrisi. Satu cangkir jamur putih sebanyak 96 gram berisi 21 kalori, 3 gram karbohidrat, 1 gram serat, 3 gram protein, 0 gram lemak, 33 persen kebutuhan vitamin D harian, 16 persen kebutuhan selenium harian, 12 persen kebutuhan fosfor harian, dan 4 persen kebutuhan folat harian.

Jamur juga menjadi salah satu sumber vitamin D non-hewani alami. Kekurangan vitamin D dapat menyebabkan osteoporosis, kelemahan otot, dan meningkatkan risiko patah tulang.

Melansir Healthline, berikut manfaat jamur putih.

1. Melawan kanker
Jamur mengandung senyawa antioksidan, termasuk di antaranya polifenol, polisakarida, ergothioneine, glutathione, selenium, dan vitamin C. Kesemuanya dipercaya memiliki sifat melawan kanker.

Antioksidan membantu memerangi efek berbahaya dari stres oksidatif. Stres oksidatif mengarah pada kerusakan sel yang dapat mempercepat penuaan dan meningkatkan risiko penyakit jantung serta jenis kanker tertentu.

Selain itu, vitamin C dan selenium menawarkan sifat antikanker dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Vitamin C juga dapat menghambat enzim tertentu untuk mencegah penyebaran sel kanker.

2. Menjaga kesehatan jantung
Stres oksidatif, peradangan, dan tingginya kadar kolesterol menjadi beberapa faktor risiko penyakit jantung. Kandungan ergothioneine dan beta glukan pada jamur putih disebut dapat membantu mengurangi risiko tersebut.

Beta glukan merupakan jenis serat larut yang menurunkan kadar kolesterol darah melalui kemampuannya membentuk zat tertentu saat dicerna. Zat tersebut mencegah penyerapan kolesterol dan trigliserida.

Sebuah studi kecil menemukan, konsumsi 2 sendok teh (8 gram) atau 1 sendok makan (16 gram) bubuk jamur dapat mengurangi kadar trigliserida dalam darah.

3. Mengontrol kadar gula darah dan menjaga usus
Kandungan polisakarida dalam jamur putih diketahui dapat membantu menurunkan kadar gula darah sekaligus meningkatkan resistensi insulin.

Selain mengontrol kadar gula darah, polisakarida juga bertindak sebagai prebiotik atau makanan untuk bakteri dalam usus. Hal ini secara langsung dapat membantu meningkatkan kesehatan usus Anda.

Anda dapat mendapatkan manfaat jamur putih dengan berbagai cara. Anda bisa menambahkannya ke dalam menu diet seperti salad atau sajian makanan harian lainnya.

[Gambas:Video CNN]

(asr/asr)