Maroko Ungkap Lokasi Syuting 'Rahasia' Game of Thrones

CNN Indonesia | Jumat, 21/02/2020 10:35 WIB
Desa kuno di Maroko ternyata menjadi lokasi syuting prekuel Game of Thrones: House of Dragon. Desa Ait-Ben-Haddou di Maroko yang menjadi lokasi syuting Game of Thrones. (FADEL SENNA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jutaan orang di seluruh dunia mungkin telah melihat benteng padang pasir dalam seri fantasi Game of Thrones, tetapi sedikit yang tahu mereka dapat mengunjungi desa Ait-Ben-Haddou di Maroko.

Pemukiman tua di kaki pegunungan Atlas memikat penonton dalam seri HBO dan juga menjadi latar belakang berdebu dalam film epik besutan Ridley Scott, Gladiator.

Tetapi tidak seperti lokasi film atau serial terkenal lainnya, Situs Warisan Dunia UNESCO itu sejauh ini belum terlalu ramai didatangi turis - sesuatu yang diharapkan sebagian besar penduduknya.


"Beberapa orang mengatakan kepada saya bahwa mereka datang ke sini untuk melihat lokasi syuting Game of Thrones," kata Ahmed Baabouz, seorang pemandu wisata lokal.

"Ada pariwisata yang terkait dengan sinema di sini, tetapi terus terang kami belum mengembangkannya."

Ait-Ben-Haddou adalah benteng paling terkenal di selatan Maroko.

Waktu tampaknya telah berhenti di area yang menghadap ke lembah sekitar 30 kilometer dari kota Ouarzazate.

Setelah melewati jalan masuk yang mengesankan, pengunjung melewati gang berupa labirin yang berliku dan berujung ke alun-alun bekas pusat pemukiman zaman dahulu kala.

Ada sebuah masjid dan dua kuburan - satu untuk Muslim dan satu untuk Yahudi.

Sebagian besar penduduk sudah lama pergi, dengan beberapa rumah dikonversi menjadi kios yang menjual kerajinan tangan.

Benteng ini adalah lokasi film yang ideal, terletak tidak jauh dari studio Ouarzazate, "Mekah" dari industri perfilman Maroko.

Mulai dari Lawrence of Arabia hingga The Mummy telah difilmkan di sini.

Baru-baru ini, adegan dari seri Game of Thrones syuting di Ait-Ben-Haddou, salah satunya untuk adegan Yellow City of Yunkai.

Hammadi (61) adalah saksi hidup bagi sejarah sinematik lokasi tersebut.

"Semua produksi di sini berkontribusi pada reputasi kawasan ini," katanya tersenyum lebar.

Hammadi sendiri telah tampil sebagai figuran dalam sejumlah film.

Dan seperti halnya kebanyakan orang, ia tinggal di rumah yang lebih modern di sebuah desa di sisi lain lembah. Ia hanya kembali ke Ait-Ben-Haddou untuk menyambut turis.

House of Dragon

Di dinding di pintu masuk bekas rumah Hammadi, foto-foto syuting film yang telah dikerjakannya dipajang.

Satu foto menunjukkan dia berpakaian sebagai seorang Romawi kuno bersama sutradara Ridley Scott di set Gladiator.

"Kami memiliki warisan sinematik yang sangat kaya yang kami harap dapat digunakan untuk menarik wisatawan," kata pemandu wisata Baabouz (29)

Tetapi "tidak ada yang mengetahui bahwa Game of Thrones juga syuting di sini," tambahnya.

Di pantai Atlantik Maroko, kota Essaouira juga membentuk latar belakang adegan dari seri tersebut.

Tapi di sana juga, promotor pariwisata Maroko belum memanfaatkan keunikannya.

Sebagai perbandingan, Irlandia Utara, Malta dan Dubrovnik di Kroasia telah menarik gerombolan penggemar dari seluruh dunia, yang tertarik oleh Game of Thrones.

Untuk mengatasinya, Baabouz dan orang-orang muda lainnya di desa mengumpulkan sumber daya mereka yang terbatas untuk proyek ambisius: sebuah museum di benteng, mengumpulkan fotografi dari produksi yang telah difilmkan di sini.

Saluran AS HBO telah menugaskan prequel untuk Game of Thrones, yang bertema House of the Dragon.

George R.R. Martin, penulis buku yang menjadi dasar serial ini, menulis di blognya bahwa syuting juga akan terjadi di Maroko.

(AFP/ard)