Milan Fashion Week

Imbas Virus Corona, Armani Gelar Show Tanpa Penonton

Tim, CNN Indonesia | Senin, 24/02/2020 14:34 WIB
Imbas Virus Corona, Armani Gelar Show Tanpa Penonton Demi mencegah penyebaran virus corona, desainer Giorgio Armani gelar peragaan busana dalam ajang Milan Fashion Week 2020 secara tertutup. (AP Photo/Antonio Calanni)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rumah mode Armani menggelar peragaan busana tunggal tanpa penonton di Milan Fashion Week 2020. Show Armani terpaksa berlangsung tertutup karena kasus virus corona (Covid-19) yang melonjak di Italia.

Desainer pendiri Armani, Giorgio Armani memutuskan show koleksi untuk Autumn/Winter 2020 digelar tanpa penonton demi mencegah penyebaran virus Corona.

"Women's FW20-21 fashion show akan digelar tertutup. Ini merupakan langkah pencegahan yang diputuskan oleh Giorgio Armani untuk mendukung usaha nasional menjaga kesehatan masyarakat," pernyataan resmi Armani melalui akun Twitter-nya.



Sebagai gantinya, peragaan busana rumah mode mewah asal Italia itu bisa disaksikan secara daring melalui situs resmi Armani.

Musim ini Armani menampilkan rangkaian koleksi busana yang mengedepankan romantisme yang lembut dan halus. Terinspirasi sastrawan kuno, Armani menginterpretasikan ulang busana itu menjadi mantel, jaket dengan kancing tinggi, dan celana yang dimasukkan ke dalam sepatu bot.

Komposisi yang abstrak dengan corak bunga dibuat dengan anggun banyak terlihat di koleksi ini. Warna hitam mendominasi koleksi ini dengan diselingi merah muda dan abu-abu mutiara.




Di akhir peragaan busana, Armani juga menampilkan ulang 12 busana couture yang terinspirasi dari China. Dikutip dari Vogue, penampilan ini sebagai bentuk simpati dan solidaritas pada wabah virus corona di China.

Di penghujung gelaran, Giorgio Armani langsung muncul di layar kaca dan mengapresiasi para penonton daring dengan membungkuk.

Dikutip dari CNN, selain Armani, label Italia lainnya Laura Biagiotti juga menyelenggarakan peragaan busana secara tertutup. Selain ajang fesyen, sejumlah acara besar di Italia juga ditutup dan dibatalkan untuk mencegah virus corona.

Italia merupakan negara di luar Asia dengan kasus virus corona terbanyak di dunia. Tercatat, hingga Senin (24/2), kasus corona di Italia sudah mencapai 157 kasus dengan tiga kematian.

[Gambas:Video CNN]

(ptj/asr)