Label Fesyen Ramai-ramai Donasi Hadapi Pandemi Covid-19

CNN Indonesia | Senin, 16/03/2020 00:31 WIB
Label Fesyen Ramai-ramai Donasi Hadapi Pandemi Covid-19 Ilustrasi wanita mengenakan masker di depan Piazza del Duomo di Milan, Italia, pada 23 Februari 2020. (ANDREAS SOLARO / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi virus corona (SARS-CoV-2) yang menyebabkan penyakit Covid-19 telah menyebar ke banyak negara membuat beberapa perusahaan mode terbesar memberikan sumbangan besar untuk memerangi wabah global ini.

Italia, salah satu produsen mode terbesar telah terkena dampak penyebaran virus corona bahkan sebelum pekan mode Milan dimulai pada bulan Februari. Italia mengambil langkah penutupan atau lockdown, yang semula hanya diberlakukan di region Lombardia dengan ibu kotanya Milan.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Kamis (12/3) menyebutkan jumlah kasus yang terkonfirmasi di Italia sebanyak 12.462 kasus. Pada Jumat (13/3), pemerintah Italia mencatat 12.839 positif tertular virus ini.


Dikutip dari WWD, LVMH yang merupakan pemilik Louis Vuitton dan Christian Dior, bersama sejumlah merek mewah lainnya, menyumbangkan Rp 33,4 miliar.

Saingan utamanya, Kering, perusahaan induk Gucci, menyumbangkan lebih dari Rp 15,7 miliar, sementara Swarovski telah menyumbang lebih dari Rp 6 miliar.

"Pikiran kami sangat terpengaruh oleh wabah virus Corona baru ini, dan oleh karena itu kami telah memutuskan untuk menyumbangkan dana sebagai kontribusi langsung untuk membantu," kata François-Henri Pinault, CEO Kering, mengatakan kepada WWD.

Merek asal Prancis Hermes mendonasikan Rp 10,5 miliar kepada Soong China Ling Foundation. Richemont Group, yang menaungi label Cartier, Van Cleef & Arpels, dan Chloe yang berbasis di Swiss mendonasikan Rp 21,1 miliar.


Dua desainer asal Italia lainnya juga ikut ambil bagian. Giorgio Armani memberikan dana sebesar Rp 20,6 miliar yang disalurkan ke berbagai rumah sakit di Italia. Versace menyumbangkan dana Rp 2,9 miliar kepada Palang Merah China untuk membantu menyokong biaya pengadaan suplai peralatan medis.

Selain label fesyen, label produk kecantikan juga ikut menyumbangkan dana. L'Oreal telah memberikan sumbangan sebesar Rp 10,5 miliar.

Estee Lauder dan Shiseido masing-masing menyumbangkan Rp 4,2 miliar. Sementara itu, platform penjualan asal China Alibaba dan Tencent telah menyumbang masing-masing 144 juta dolar dan 43,25 juta dolar, sebagaimana dilaporkan oleh majalah Tatler Thailand. (fdi/fea)