5 Penyebab Utama Pori-pori Besar pada Kulit Wajah

Tim, CNN Indonesia | Senin, 23/03/2020 09:35 WIB
Seiring bertambahnya usia, pori-pori pada kulit wajah kian menyebalkan. Berikut beberapa penyebab utama pori-pori yang membesar. Ilustrasi. Seiring bertambahnya usia, pori-pori pada kulit wajah kian menyebalkan. Berikut beberapa penyebab utama pori-pori yang membesar. (Istockphoto/VladimirFLoyd)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hingga usia 20-an, pori-pori tentu tak jadi masalah bagi Anda. Namun, seiring bertambahnya usia, pori-pori kian menyebalkan. Ada beberapa penyebab utama munculnya pori-pori besar pada kulit.

Pori-pori kulit dapat membesar karena paparan beberapa zat atau kurangnya perawatan kulit yang tepat.

Tak hanya itu, pori-pori besar juga dapat memicu masalah kulit lainnya seperti jerawat hingga pori-pori tersumbat.


Berikut lima penyebab pori-pori besar pada kulit, melansir Boldsky.

1. Kulit berminyak
Kelenjear sebasea atau minyak yang terlalu aktif adalah alasan utama di balik pori-pori besar.

Kulit menghasilkan minyak alami yang membantu kulit tetap lembap dan sehat. Saat produksi minyak di kulit berlebih, Anda akan memiliki kulit berminyak.

Kelenjar sebasea yang terlalu aktif ini membuat kulit rentan terhadap kotoran dan polusi. Kotoran dan polusi menyebabkan pori-pori membengkak dan membesar.

2. Paparan matahari
Paparan sinar matahari berlebihan juga menjadi alasan lain pemicu pori-pori besar. Saat kulit terpapar sinar matahari dalam waktu yang lama, produksi kolagen di kulit berkurang dan jaringan di bawah lapisan atas kulit mengembang hingga memicu pembesaran pori-pori.

3. Penuaan
Penuaan menjadi salah satu alasan paling umum yang memicu pori-pori besar. Seiring bertambahnya usia, kulit Anda mengalami penuaan.

Seiring bertambahnya usia, kulit akan kehilangan elastisitasnya dan menjadi rentan. Kapasitas regenerasi sel kulit juga akan berkurang. Hal ini menyebabkan pori-pori kulit membesar.

4. Kebiasaan buruk pada kulit
Kebiasaan-kebiasaan buruk pada kulit juga menjadi alasan pemicu pori-pori besar. Beberapa kebiasaan itu di antaranya menekan jerawat hingga pecah dan menggosok kulit secara berlebihan.

Kebiasaan-kebiasaan di atas akan membuat pori-pori rentan tersumbat dan membesar.

5. Genetik
Faktor genetik berperan dalam menentukan ukuran pori-pori kulit.

Meski tak bisa melakukan apa-apa untuk mencegah pori-pori besar, Anda dapat melakukan rutinitas perawatan kulit untuk memperkecil pori-pori. Membersihkan, mengeksfoliasi, dan menjaga kulit tetap lembap adalah langkah perawatan kulit yang penting untuk dilakukan.

[Gambas:Video CNN]

(asr/asr)