Dinanti 1 Dekade, Dua Panda Kawin Saat Kebun Binatang Sepi

CNN Indonesia | Selasa, 07/04/2020 12:07 WIB
Ditunggu 10 tahun, akhirnya dua panda di Ocean Park Hong Kong berhasil kawin saat kebun binatang sepi pengunjung selama pandemi corona. Ying Ying dan Le Le, dua panda di Ocean Park, Hong Kong. (AFP/STR)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mirip manusia, nampaknya kawanan panda juga butuh privasi untuk memadu kasih.

Ying Ying dan Le Le, penghuni Ocean Park di Hong Kong, dikabarkan telah berhasil kawin selama momen pandemi virus corona COVID-19 yang membuat kebun binatang sepi pengunjung.

Pengelola kebun binatang mengumumkan pada hari Senin (6/4) bahwa setelah 10 tahun upaya kawin dan "melalui percobaan dan pembelajaran," keduanya akhirnya berhasil kawin secara alami.


"Proses kawin alami yang sukses hari ini sangat menarik bagi kita semua, karena peluang kehamilan melalui perkawinan alami lebih tinggi daripada dengan inseminasi buatan," kata Michael Boos, direktur eksekutif untuk operasi zoologi dan konservasi di Ocean Park, mengatakan dalam siaran pers, seperti yang dikutip dari CNN Travel pada Selasa (7/4).

Sejak akhir Januari, kebun binatang ini telah ditutup demi menghindari meluasnya penyebaran virus corona.

Selama penutupan tersebut, staf memperhatikan perubahan perilaku dua panda raksasa yang umumnya mengalami musim kawin antara bulan Maret dan Mei.

"Sejak akhir Maret, Ying Ying mulai menghabiskan lebih banyak waktu bermain di air, sementara Le Le telah meninggalkan aroma di sekitar habitatnya dan mencari aroma Ying Ying di daerah itu," demikian bunyi siaran pers.

Meskipun masih terlalu dini untuk mengatakan ada bayi panda dalam kandungan, staf memantau dengan seksama tubuh Ying Ying dan perubahan perilakunya.

"Jika berhasil, tanda-tanda kehamilan, termasuk fluktuasi level hormon dan perubahan perilaku dapat diamati pada awal Juni, meskipun selalu ada kemungkinan Ying Ying dapat mengalami kehamilan semu," kata Boos.

[Gambas:Instagram]

Ini adalah berita besar dalam upaya peningkatan populasi spesies yang saat ini masuk dalam daftar rentan punah, satu kategori lagi dari yang terancam punah, menurut Daftar Merah Spesies Terancam Punah IUCN.

Hanya tersisa sekitar 1.800 panda raksasa di habitat aslinya, menurut Ocean Park.

"Kami berharap dapat membawa berita kehamilan yang luar biasa kepada warga Hong Kong tahun ini, dan memberikan kontribusi lebih lanjut untuk konservasi spesies yang rentan ini," kata Boos.

Jika Ying Ying hamil, masa kehamilan panda raksasa berkisar antara 72 dan 324 hari.

Pengelola Ocean Park juga bakal memberikan informasi lebih lanjut mengenai kehamilan Ying Ying melalui media sosial mereka.

(ard/ard)

[Gambas:Video CNN]