Alasan Dilarang Gigit dan Pelihara Kuku Panjang Saat Corona

tim, CNN Indonesia | Rabu, 15/04/2020 10:06 WIB
Beautiful young woman bites her nails. Sha has perfect skin and white teeth, isolated on a white background. Di masa pandemi corona ini ada berbagai upaya yang harus dilakukan untuk mencegah penularan penyakit, termasuk tidak mengigit kuku dan rajin potong kuku. (iStockphoto/yoh4nn)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di masa pandemi corona ini ada berbagai upaya yang harus dilakukan untuk mencegah penularan penyakit tersebut. Selain rajin cuci tangan, makan makanan bergizi untuk meningkatkan imunitas tubuh, dilarang menyentuh wajah sembarangan, Anda juga dilarang untuk menggigiti kuku.

Purvi Parikh, spesialis alergi dan penyakit menular dengan Langone Medical Center dari Universitas New York sekarang telah mengungkapkan bahwa menggigit kuku juga dapat secara serius meningkatkan risiko tertular penyakit.

"Jika Anda tidak mencuci tangan dengan benar atau hanya mengandalkan hand sanitizer, semua kotoran, virus dan bakteri akan tetap berada di sana. Dan tiap kali Anda menyentuh wajah, khususnya di mulut, hidung, dan mata, Anda akan mentransfer semua bakteri dan virus itu, dan akan menyebabkan penyakit," katanya kepada The Cut.




"Ada begitu banyak infeksi terjadi sepanjang tahun ini, dari bakteri ke virus ke flu. Tetapi di selain itu, mengingat kita sekarang memiliki coronavirus ini, bahkan ada lebih banyak alasan untuk tidak menggigit kuku Anda.

Lalu bagaimana untuk menghilangkan kebiasaan buruk tersebut. Alec Ginsber, generasi apoteker dan CO Bigelow Apothecaries memberikan beberapa tips sederhana untuk menghilangkan kebiasaan mengigit kuku.

Salah satunya adalah dengan menjaga gigi dan jari tetap sibuk. Misalnya dengan memegang stress ball atau mengunyah permen karet.

Ginsberg juga mengungkapkan pentingnya orang untuk mengetahui apa yang membuat mereka mengigit kukunya, misalnya melamun atau stres.

Parikh menyarankan untuk tetap menjaga kuku tetap pendek. Pasalnya kuku panjang akan menjadi sarang banyak 'bakteri, virus, kotoran lain yang dapat ditransfer ke dalam tubuh. Kondisi ini akan lebih parah jika Anda punya kebiasaan buruk menggigit kuku.


Parikh menyarankan untuk tetap menjaga kuku tetap pendek. Pasalnya kuku panjang akan menjadi sarang banyak 'bakteri, virus, kotoran lain yang dapat ditransfer ke dalam tubuh. Kondisi ini akan lebih parah jika Anda punya kebiasaan buruk menggigit kuku. Selain Parikh, ahli kesehatan dari Australia juga memperingatkan bahwa kuku panjang juga bisa menjadi salah satu penyebar cepat virus corona.

Dikutip dari Metro, untuk menguji apakah kuku Anda cukup pendek, katanya Anda bisa menekan ujung jari Anda. Jika Anda bisa merasakan kuku tetapi bukan daging jari Anda, kuku itu terlalu panjang dan perlu segera dipotong.

Anda tidak bisa mencuci di bawah kuku dengan benar kecuali jika Anda menggunakan sikat kuku.


(chs)

[Gambas:Video CNN]