Bosan Lock Down Corona dan Tantangan Buang Sampah Pakai Gaun

CNN Indonesia | Sabtu, 11/04/2020 03:22 WIB
Bosan di rumah saja guna menghindari corona, sejumlah orang di berbagai negara menghibur diri lewat foto membuang sampah sambil memakai gaun dan kostum lainnya. Ilustrasi perempuan menggunakan gaun. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berada di rumah sepanjang hari selama mengisolasi diri di masa pandemi corona (Covid-19) membuat sebagian orang mencari cara untuk mengatasi kebosanan.

Ada yang mulai bereksperimen dengan memasak, merapikan rumah, hingga kini yang terbaru muncul tren yakni tantangan membuang sampah sambil mengenakan gaun hingga ragam kostum.

Ratusan orang di Instagram telah mengikuti tren mengenakan gaun malam, kostum boneka beruang, atau cosplay lengkap, sambil menenteng bak sampah ke pinggir jalan. Mereka meramaikannya dengan tagar #BinIsolationOuting.


"Separah yang saya rasakan saat berdandan di rumah, ini satu-satunya hal yang membuat saya tetap waras selama isolasi. Membawa sampah sambil bergaya membantu saya merasa bahagia lagi," kata Victoria Anthony (30), seorang DJ yang tinggal di Sydney, Australia, seperti dilansir dari AFP, Jumat (10/4).

Victoria terlihat mengunggah foto dirinya mengenakan gaun cocktail sembari mengungkapkan semua pertunjukannya telah dibatalkan karena pandemi global virus corona.

Mengutip AFP, tren ini kali pertama muncul di Australia tapi telah menginspirasi beberapa netizen di negara lain seperti di Amerika Seriakt, Inggris, Kanada, hingga Belanda.

Salah satunya, Christine Leland yang berada d Kanada. Dia membagi ke media sosial foto suaminya sedang menarik tong sampah melewati salju di Kanada dengan kostum Superman beserta wig dan handuk merah sebagai jubah.

Lainnya ada yang mengenakan kostum badut horor, Gundam, karakter Star Wars, dan sebagainya.

Sementara itu, bagi Simon Wait, seorang fanatik karakter pahlawan super yang telah menciptakan lusinan kostum dan alat peraga selama dekade terakhir, tren ini adalah kesempatan yang tepat untuk mengenakan pakaian Hulkbuster setinggi 2,5 meter.

Ide ini sendiri berawal ketika Danielle Askew, seorang guru taman kanak-kanak dari Hervey Bay di Queensland, Australia. Dia membuat sebuah grup Facebook khusus yang kini telah berkembang menjadi 470 ribu anggota.

"Seorang teman memasang unggahan di halaman Facebook-nya mengatakan bahwa dia senang bahwa malam itu waktunya buang sampah dan dia akan keluar rumah," kata pria berusia 47 tahun itu.

"Aku menantangnya berdandan untuk membuang sampah dan dia bilang akan menerima tantangan itu. Saya pun bilang bahwa saya akan melakukannya juga, dan saya akan membuat grup Facebook untuk tertawa, menertawakan satu sama lain."

Menyaksikan banyak yang mengikuti, Askew mengatakan dia senang telah menghibur begitu banyak orang. Dia bahkan menerima pesan dari pengguna yang mengatakan bahwa mereka merasa tertekan atau takut tentang virus, tetapi begitu melihat halaman Facebook-nya jadi tersenyum kembali.

"Ada begitu banyak orang yang luar biasa dan kreatif di luar sana," katanya.

(agn/kid)

[Gambas:Video CNN]