10 Keahlian yang Paling Sulit Diajarkan pada Anak

Tim, CNN Indonesia | Selasa, 19/05/2020 08:32 WIB
10 Keahlian yang Paling Sulit Diajarkan pada Anak Ilustrasi: Dari pelbagai keahlian, anak Anda tak perlu pula menguasai semuanya. Sebab beberapa keahlian memang sangat sulit diajarkan ke anak. (Foto: Dok. Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi virus corona membuat orang tua banyak menghabiskan waktu bersama anak. Kesempatan ini dimanfaatkan untuk mengajarkan anak berbagai keahlian.

Namun ternyata, mengajarkan anak keahlian baru penuh dengan tantangan. Para orang tua mengungkapkan terdapat sejumlah keahlian yang paling sulit diajarkan pada anak.

"Membantu anak-anak dengan semua keterampilan penting ini tidak mudah bagi orang tua, terutama di saat-saat seperti ini," kata ketua Professional Association for Childcare and Early Years (Pacey) Liz Bayram, dikutip dari The Independent.


Tak jarang saat mengajarkan anak keahlian baru membuat orang tua kerap menahan emosi. Sering kali anak-anak rewel, sulit memahami, dan tantrum.


Orang tua dituntut punya kesabaran ekstra agar anak dapat memahami keahlian baru dengan baik. Masa-masa ini merupakan masa krusial bagi anak.

Berdasarkan survei Pacey pada 2.000 orang tua, keahlian yang paling sulit diajarkan pada anak adalah mengikat tali sepatu. Anak-anak sering kali tak memahami cara membuat simpul yang benar. Lalu, diikuti dengan bersiul dan menggunakan peralatan makan.

Berikut 10 keahlian yang paling sulit diajarkan pada anak.

1. Mengikat tali sepatu
2. Bersiul
3. Menggunakan peralatan makan
4. Bersepeda
5. Cara melihat jam atau waktu

10 Keahlian yang Paling Sulit Diajarkan pada AnakIlustrasi. (Pixabay/jairojehuel)


6. Cara menggunakan tombol
7. Berenang
8. Menyikat gigi
9. Mencoba makanan baru
10. Menuliskan nama mereka.

Keterampilan lain yang sulit diajarkan oleh orang tua pada anak mereka adalah latihan toilet, berpakaian, menyimpan mainan, dan menjelaskan perbedaan antara kiri dan kanan. Mengajarkan anak menghitung angka 10-20 juga sulit bagi orang tua.

Mengajarkan anak kegiatan rumah tangga juga tidak mudah. Misalnya, membersihkan meja, mencuci piring, dan membantu memasak.

Meski sulit, orang tua mengaku senang dapat melihat anak berhasil melakukan sebuah keahlian.
(ptj/NMA)

[Gambas:Video CNN]