Perkenalkan Corona, Covid, Lockdown, Nama Unik Bayi di Dunia

tim, CNN Indonesia | Kamis, 30/04/2020 12:44 WIB
Perkenalkan Corona, Covid, Lockdown, Nama Unik Bayi di Dunia Inspirasi nama bayi memang bisa didapatkan darimana pun, termasuk dari musim pandemi virus corona seperti sekarang ini. Perkenalkan, Corona, Covid, dan Lockdown(morgueFile/idahoeditor)
Jakarta, CNN Indonesia -- Inspirasi nama bayi memang bisa didapatkan darimana pun, termasuk dari musim pandemi virus corona seperti sekarang ini. Pasangan orang tua baru dari Filipina juga terinspirasi dari situasi pandemi yang terjadi saat ini untuk memberi nama anak-anaknya.

Pertama-tama ada Covid Marie, anak dari Colline Tabesa dan John Tupas yang lahir di Bacolod, Filipina pada 13 April 2020 lalu.

"COVID-19 ini telah menyebabkan penderitaan besar di seluruh dunia," kata Tupas yang berusia 23 tahun, mengungkapkan rasa lega setelah persalinan lancar dikutip dari AFP.


"Saya ingin namanya mengingatkan kita bahwa COVID tidak hanya membuat kita menderita. Kendati semua ini, berkat datang kepada kita," tambahnya.



Keduanya memang terinspirasi dari virus corona dan mereka sama sekali tak tertanggu dengan adanya kemungkin anak-anaknya dikaitkan dengan pandemi mematikan.

"Dia mungkin mengalami bullying, tapi saya hanya akan mengajari putri saya untuk menjadi orang yang baik," katanya.

"Kami tidak berpikir dua kali."

Beberapa minggu sebelumnya seorang ibu di India Tenggara juga memiliki gagasan serupa untuk memberi nama anaknya. Tampaknya, dokternya yang memberi inspirasi nama tersebut. Kedua bayi perempua ini dinamai Corona Kumar dan Corona Kumari.

"Saya mengatakan kepada mereka bahwa ini akan membantu menciptakan kesadaran tentang penyakit dan menghilangkan stigma di sekitarnya," kata S.F. Basha, dokter.

"Yang mengejutkan saya, mereka setuju."



Tak mau kalah, pasangan pekerja migran di Rajasthan juga memberi nama anaknya dengan inspirasi pandemi. Anaknya diberinama Lockdown.

"Kami menamainya Lockdown mengingat semua masalah yang harus kami hadapi selama masa sulit ini," laporan media setempat mengutip ayah Sanjay Bauri yang mengatakan. (chs)

[Gambas:Video CNN]