Austria Klaim Pasien Covid-19 Sembuh Berkat Plasma Darah

tim, CNN Indonesia | Jumat, 08/05/2020 08:31 WIB
ilustrasi plasma darah ilustrasi: Austria mengatakan bahwa beberapa pasien COVID-19 sembuh setelah menerima transfusi plasma darah dari orang yang telah pulih dari virus. (istockphoto/Fly_dragonfly)
Jakarta, CNN Indonesia -- Terapi plasma darah sedang diuji untuk mengobati virus corona. Austria mengatakan bahwa beberapa pasien COVID-19 sembuh setelah menerima transfusi plasma darah dari orang yang telah pulih dari virus.

Perawatan telah diuji di beberapa negara tetapi masih sedikit data medis yang tersedia tentang efektivitasnya.

Dikutip dari AFP, Robert Krause, spesialis penyakit menular di rumah sakit di Austria mengatakan dalam konferensi pers, ada tiga pasien yang menjalani transfusi di sebuah rumah sakit di kota tenggara Graz dan sembuh.


Hanya saja, dia menambahkan, hal ini berlaku pada pasien yang dipilih sendiri atau dengan kata lain memenuhi beberapa syarat dan belum siap diaplikasikan kepada semua orang yang sakit karena infeksi virus corona.



Pasalnya, dua dari tiga pasien memiliki penyakit lain dan sistem kekebalan yang sangat lemah.

Sekitar 20 orang telah dirawat di Austria dengan terapi, yang menggunakan bagian dari darah yang kaya akan antibodi, yang dikenal sebagai plasma pemulihan, dari pasien COVID-19. Sementara itu Palang Merah meluncurkan permintaan mendesak kepada donor plasma pada hari Kamis untuk memungkinkan terapi ini, yang masih eksperimental, untuk diuji lebih luas.


Plasma konvalesen telah terbukti efektif dalam penelitian kecil untuk mengobati penyakit menular termasuk Ebola dan SARS.

Penggunaannya untuk mengobati pasien COVID-19 telah disahkan di negara-negara lain seperti Perancis, Amerika Serikat, Swiss dan Cina.

(chs)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK