6 Tips Kongko di Bar dan Kelab Malam Korea Selatan

CNN Indonesia | Selasa, 12/05/2020 12:44 WIB
A photo taken on January 10, 2020 shows diners at the North Korean-themed Pyeongyang Bar in the Hongdae district of Seoul. - The Pyeongyang Bar is Seoul's only North Korean-themed bar and aims to give its South Korean patrons a taste of North Korean nightlife. Adorned with spoof propaganda slogans and imagery characteristic of the North, patrons can order typical North Korean dishes washed down with beverages bearing false North Korean brand labels -- which for now, due to trade and tourism blackout between the two countries, is the closest that most customers can expect to get to the real thing. (Photo by Ed JONES / AFP) Ilustrasi. Suasana di Pyeongyang Bar, Hongdae, Korea Selatan. (Ed JONES / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Di balik disiplin dan teraturnya penduduk Korea Selatan, urusan kongko malam masih masuk dalam agenda bersenang-senang mereka.

Tempat kongko di Korea Selatan buka setiap hari, sehingga tidak perlu menunggu akhir pekan untuk minum-minum atau berdansa. Jam bukanya hingga pukul 03.00 bahkan ada yang sampai pukul 06.00.

Meski "dianugerahi" banyak minuman enak dan murah, namun penduduk Korea Selatan tetap menjaga adabnya saat keluar malam. Jarang terjadi aksi perkelahian antar orang mabuk di sini.


Bagi yang ingin merasakan kehidupan malam di Korea Selatan, berikut sejumlah tipsnya:

1. Tradisi

Orang Korea Selatan tidak duduk dalam satu bar atau kelab malam untuk berpesta. Mereka biasanya mendatangi dua atau tiga tempat untuk menghabiskan malam.

Gogi jib (makan BBQ) atau hofs (makan camilan) biasanya dilakukan sebelum minum-minum, meski soju dan maekju (bir) tetap dihidangkan.

Usai dari sana, mereka biasanya langsung menuju bar, kelab malam, atau noraebang (tempat karaoke).

Bagi yang ingin minum-minum lebih murah bisa juga kongko di supermarket seperti 7-11, CU, atau GS25. Di tempat ini biasanya disediakan area duduk dan pembelian minuman disertai gelas plastik.

2. Lokasi

Seoul menjadi pusat hiburan malam di Korea Selatan. Dikutip dari Culture Trip, kawasan Hongdae bisa dikunjungi untuk yang ingin kongko murah meriah khas kaum pelajar.

Untuk yang ingin kongko dengan suasana lebih internasional, bisa datang ke Itaewon, salah satu pemukiman ekspatriat.

Bagi yang ingin kongko dengan suasana lebih santai, bisa datang ke Haebangchon atau Gyeongnidan.

Tempat kongko di Gangnam, Apgujeong, dan Cheongdam-dong rasanya mirip Jakarta, karena di sana banyak bar dan kelab malam mewah yang menyajikan minuman berharga fantastis plus dikunjungi banyak selebriti.

A photo taken on January 10, 2020 shows diners at the North Korean-themed Pyeongyang Bar in the Hongdae district of Seoul. - The Pyeongyang Bar is Seoul's only North Korean-themed bar and aims to give its South Korean patrons a taste of North Korean nightlife. Adorned with spoof propaganda slogans and imagery characteristic of the North, patrons can order typical North Korean dishes washed down with beverages bearing false North Korean brand labels -- which for now, due to trade and tourism blackout between the two countries, is the closest that most customers can expect to get to the real thing. (Photo by Ed JONES / AFP)Pyeongyang Bar di Hongdae, Korea Selatan. (Ed JONES / AFP)


3. Sopan santun

Sama seperti di Indonesia, penggunaan narkoba bisa mendapat hukuman penjara di Korea Selatan.

Selain itu, adab minum bersama orang Korea Selatan ialah menyajikan minuman dari anak muda ke orang yang lebih tua. Ikuti saja tata cara menuangkan dan menerima minuman yang mereka perlihatkan.

Memberi tip bukan tradisi di Korea Selatan, beberapa orang akan marah jika kita memaksa untuk menerimanya.

Dikutip dari blog Zula.sg, pria-pria di Korea Selatan bisa saja menggaet tangan wanita yang baru dikenalnya untuk mengajaknya minum atau berdansa.

Jika merasa risih, silakan mengusirnya dengan sopan dengan lambaian tangan dan menggelengkan kepala. Mereka biasanya langsung mundur teratur dan meminta maaf.


4. Baca aturan masuk

Sebelum datang, ketahui juga aturan yang diterapkan bar atau kelab malam, terutama soal umur, cara berpakaian, serta asal negara - karena banyak tempat yang hanya boleh dimasuki oleh penduduk Korea Selatan.

Ada kelab malam yang menerapkan tiket masuk, ada juga yang gratis. Informasi soal aturan masuk ini bisa diketahui melalui Facebook atau Instagram mereka.

Merokok diperbolehkan di dalam ruangan. Bagi yang tak tahan asapnya, silakan pilih tempat duduk dekat lubang udara.

Aerial view of famous crowded Crossing at Downtown Gangnam Station at night with traffic and surrounding tall skyscrapers. New Voigtlander Helinar 10mm Ultra Wide Angle, Unique Perspective, 42MP shot from aerial perspective. Gangnam District, Seoul, South KoreaSuasana Gangnam di malam hari. (Istockphoto/Getty Images/Mlenny)

5. Pulang

Mengutip TripSavvy, kereta di Korea Selatan tutup tengah malam, namun taksi dan beberapa bus beroperasi 24 jam.

Tarif taksi bakal naik sekitar 20 persen selama pukul 23.00 sampai 04.00. Ada banyak taksi online jika tak ingin naik taksi konvensional.

Hindari ditipu supir taksi usai pulang dari bar atau kelab malam. Naiklah taksi yang supirnya disiplin menggunakan argo.

6. Usai pesta

Sup pedas haejangguk menjadi menu sarapan orang Korea Selatan usai berpesta semalam suntuk.

Di supermarket juga banyak minuman, es krim, atau vitamin seperti Dawn 80 atau Bacchus yang bisa dikonsumsi untuk mengobati pusing usai minum bergelas-gelas soju atau maekju sisa semalam.

[Gambas:Video CNN]

(ard/ard)