Jamu untuk Daya Tahan Tubuh: Dosis dan Cara Penyajian

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 27/05/2020 16:07 WIB
Dalam pembuatan jamu beras kencur, terdapat beberapa variasi bahan yang digunakan, namun terdapat dua bahan dasar pokok yang selalu dipakai, yaitu beras dan kencur. Kedua bahan ini sesuai dengan nama jamu, dan jamu ini selalu ada meskipun komposisinya tidak selalu sama di antara penjual jamu. Bahan-bahan lain yang biasa dicampurkan ke dalam racikan jamu beras kencur adalah biji kedawung, rimpang jahe, biji kapulogo, buah asam, kayu keningar, kunir. Sebagai pemanis digunakan gula merah dicampur gula putih. Jakarta. Senin, 7 Agustus 2017. CNN Indonesia/Andry Novelino Ilustrasi. Konsumsi jamu atau beragam tumbuhan herbal dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh di tengah pandemi Covid-19. (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pandemi Covid-19 membuat tubuh harus tetap terjaga. Konsumsi jamu atau beragam tumbuhan herbal dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh.

Tak perlu repot untuk mencari dan membelinya di luar, Anda bisa meracik jamu sendiri di rumah dengan cara yang sederhana.

Namun, perlu diingat, setiap tumbuhan herbal harus diberikan dengan dosis yang saling berbeda satu sama lain. Beda tumbuhan, beda pula takaran dosis yang ditetapkan.


Berikut beberapa tumbuhan herbal yang bisa jadi pilihan Anda beserta dosis hariannya, mengutip buku panduan Serba Covid-19 yang dirilis oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

1. Sambiloto
Sambiloto dikenal sebagai salah satu tumbuhan herbal yang kerap menjadi bahan obat dan jamu tradisional. Si pahit satu ini dipercaya memiliki banyak khasiat seperti meredakan pilek, mencegah penyakit jantung, mencegah diabetes, menyembuhkan infeksi, dan menjaga kesehatan pencernaan.

Konsumsi sambiloto dengan dosis 3 gram untuk bahan kering sebanyak dua kali sehari. Anda juga bisa mengonsumsi sambiloto dengan bentuk serbuk kering dengan dosis 1,5-3 gram yang dikonsumsi tiga kali sehari.

2. Meniran
Sama seperti sambiloto, meniran juga telah lama digunakan sebagai tumbuhan obat yang dipercaya dapat mengobati penyakit kuning, gangguan pencernaan, diabetes, infeksi saluran kemih, penambah nafsu makan, hingga malaria.

Konsumsi meniran dengan dosis 45-90 gram per hari untuk buah segar yang dibagi ke dalam tiga kali penyajian.

3. Temulawak
Kandungan curcumin dalam temulawak dipercaya memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Selain itu, temulawak juga mengandung minyak atsiri dan senyawa antioksidan.

Temulawak dapat dikonsumsi dengan dosis 3 gram per hari untuk serbuk kering yang dibagi ke dalam tiga kali konsumsi.

Jamu gendong adalah jamu hasil produksi rumahan (home industry). Yang cara pemasarannya dahulu adalah dengan memasukan hasil olahan jamu yang telah dibuat ke dalam botol-botol yang kemudian disusun di dalam bakul. Untuk selanjutnya bakul tersebut akan digendong oleh si penjual. Hingga disebutlah namanya menjadi jamu gendong dan dijual dengan cara berkeliling setiap hari. Masa kini Jamu Gnedong biasa di sebut Jadong dengan cara pemasaran bisnisnya dan penjualan secara online, maupun dengan cara pengiriman menggunakan jasa ojek online. Jakarta. Senin, 7 Agustus 2017. CNN Indonesia/Andry NovelinoIlustrasi. Berbagai pilihan tumbuhan herbal dapat Anda konsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh selama masa pandemi Covid-19. (CNN Indonesia/Andry Novelino)

4. Kunyit
Selain sebagai bumbu masakan, kunyit menjadi rempah-rempah yang memiliki banyak khasiat. Manfaat kunyit untuk kesehatan sudah sejak dahulu kala digunakan nenek moyang sebagai pengobatan.

Konsumsi kunyit dengan dosis 3-9 gram per hari untuk bahan segar dan 1,5-3 gram per hari untuk serbuk kering.

5. Jahe
Bukan rahasia lagi. Jahe digunakan banyak orang untuk menjaga daya tahan tubuh.

Konsumsi jahe dengan dosis 1-4 gram per hari untuk serbuk kering.

6. Jambu biji
Tak hanya memiliki rasa yang manis, kandungan penting seperti mineral dan vitamin dalam jambu biji juga dipercaya dapat menyehatkan tubuh. Jambu biji juga dikenal kaya akan kandungan vitamin C, sebagai nutrisi penting untuk menjaga daya tahan tubuh.

Jambu biji dapat dimakan langsung dengan dosis 1 buah jambu berukuran sedang (sekitar 55 gram) per hari.

Cara Penyajian Secara Umum

1. Rebus bahan segar atau bahan kering dalam air mendidih suhu 100 derajat Celcius selama 15-30 menit.
2. Khusus untuk tumbuhan herbal dalam bentuk serbuk kering, seduh dengan satu gelas air mendidih selama 5 menit.
3. Khusus untuk rebusan atau seduhan sambiloto disarankan untuk dikonsumsi sebelum makan.
4. Khusus untuk seduhan jahe disarankan untuk dikonsumsi setelah makan. (asr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK