Sebotol Gautier Cognac 1862 dijual dengan harga US$144.525 atau setara dengan Rp2,14 miliar.
"Hanya tiga botol Cognac langka ini yang masih tersisa hingga hari ini," ujar Sotheby's dalam sebuah pernyataan, melansir AFP. Botol ini disimpan oleh keluarga secara turun temurun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Cerita Rahasia Dapur Brendi Khas Prancis |
"Ini adalah botol terakhir dan terbesar yang tersisa," tulis Sotheby's.
Botol pertama ditempatkan di museum penyulingan Cognac, Prancis. Sementara botol lainnya dijual di pusat pelelangan di New York, Amerika Serikat pada 2014 lalu.
Ketiga botol Gautier Cognac langka itu diberikan kepada kakek-nenek buyut penjual oleh seorang anak asuh bernama Alphonse.
Sebagian besar botol Cognac yang dibawanya kotor dan tak layak dikonsumsi. Namun, di antaranya ada tiga botol Gautier Cognac dalam kondisi murni.
Alphonse kemudian bergabung untuk turut berperang dalam Perang Dunia I pada tahun 1914 dan tak pernah kembali lagi. (asr)