Pandemi Covid-19 Bikin Orang Lebih Sering Masturbasi

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 22:04 WIB
Ilustrasi Bercinta, Ilustrasi Bersetubuh, Ilustrasi Hubungan Suami Istri, Ilustrasi Hubungan Seks, Ilustrasi Hubungan Sex, Ilustrasi Berhubungan Seks, Ilustrasi Berhubungan Sex, Ilustrasi Hubungan Badan, Ilustrasi Berhubungan Badan Ilustrasi. Survei teranyar menemukan, seseorang melakukan masturbasi sekali atau lebih dalam sehari selama masa karantina. (Istockphoto/KAZITAFAHNIZEER)
Jakarta, CNN Indonesia -- Berada di rumah dan menjaga jarak fisik atau physical distancing berdampak pada kehidupan seksual banyak orang. Survei terbaru menunjukkan, pandemi Covid-19 membuat orang lebih sering masturbasi saat berada di rumah.

Sebuah survei terhadap orang dewasa di Inggris mendapati lebih dari setengah atau 56 persen orang melakukan masturbasi sekali sehari ketika lockdown. Masturbasi diartikan sebagai stimulasi organ seksual oleh diri sendiri dengan tujuan memperoleh kepuasan seksual.

Studi ini dilakukan oleh perusahaan mainan seks, Lelo, terhadap 2 ribu orang dewasa berusia di atas 18 tahun di Inggris.


Mengutip Metro UK, sebanyak 28 persen orang dewasa mengaku mengalami peningkatan aktivitas masturbasi. Sekitar 27 persen orang dewasa mengaku bermasturbasi dua kali atau lebih dalam sehari.

Data perusahaan juga menunjukkan terdapat peningkatan penjualan mainan seks hingga 73 persen.

Menurut perusahaan itu, peningkatan masturbasi dipicu oleh virus corona yang membuat interaksi langsung dengan orang lain berkurang drastis. Kondisi ini membuat hubungan seksual semakin rumit.

Selain itu, bulan Mei lalu merupakan bulan kesadaran masturbasi. Disinyalir, topik seputar masturbasi membuat orang orang melakukannya.

Sementara itu, survei ini juga mendapati pasangan yang tinggal serumah lebih banyak mengeksplorasi hubungan seksual. Mulai dari posisi baru, lokasi baru di rumah, mainan seks, dan permainan peran.

Bekerja dari rumah juga membuat aktivitas seks di pagi hari meningkat 31 persen. (ptj/asr)

[Gambas:Video CNN]