Aksi Black Lives Matter lantas kian meluar ke berbagai negara setelah kematian George Floyd pada Mei 2020 lalu.
Band-Aid yang tergerak bergabung dalam solidaritas tersebut membuat rangkaian plester dengan berbagai warna kulit atau multiras. Satu set warna plester itu terdiri atas cokelat muda hingga warna kulit gelap--yang dijadikan penanda mengusung kebanggaan atas keberagaman warna kulit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bergabung untuk bersolidaritas bersama kolega, kolaborator, komunitas kulit hitam dalam memerangi rasisme, kekerasan dan ketidakadilan. Kami berkomitmen mengambil tindakan untuk menciptakan perubahan yang nyata bagi komunita kulit hitam," tulis pernyataan melalui unggahan di akun Instagram Band-Aid.
Gagasan tersebut rupanya bukan kali pertama, Band-Aid sudah pernah meluncurkan perban multiras pada 2005 silam. Saat itu perusahaan meluncurkan merk Perfect Blend--yang memasukkan warna kulit ras pada garis-garis perban.
"Kami sangat senang untuk mengembalikan produk serupa dengan peningkatan kenyamanan dan fleksibilitas," tulis pernyataan resmi Band-Aid seperti dikutip CNN.
Selain Band-Aid, sepanjang tiga pekan belakangan terdapat sejumlah merk lain seperti Starbucks, Walmart, Microsoft, Facebook, Apple dan Bank of Amerika yang menjanjikan bakal mengubah praktik bisnis dan menyatakan dukungan untuk gerakan Black Lives Matter. (cnn/nma)