Memandangi Pahatan nan Puitis di Museum Rodin

CNN Indonesia | Rabu, 15/07/2020 09:59 WIB
Museum Rodin di Prancis memajang karya pematung Auguste Rodin yang terkenal dengan pahatannya indah sekaligus puitis. Museum Rodin di Paris, Prancis. (istockphoto/Gim42)
Jakarta, CNN Indonesia --

Museum Louvre bukan satu-satunya museum di Paris yang wajib dikunjungi. Ada juga Museum Rodin yang memajang karya pematung Auguste Rodin yang patut didatangi.

Bersamaan dengan Museum Louvre, Musée Rodin juga telah dibuka kembali sejak pekan kemarin.

Museum ini telah empat bulan ditutup akibat penguncian wilayah Prancis yang dilakukan demi mencegah penularan virus corona.


Setelah dibuka kembali, kunjungan turis ke museum ini terbilang sepi, terutama turis asal Amerika Serikat yang biasanya menjadi pelanggan utama mereka.

Direktur Museum Rodin, Catherine Chevillot, mengatakan pihaknya akan kehilangan keuntungan sebesar 3 juta euro akibat virus corona pada tahun ini.

Satu-satunya keuntungan yang didapat museum ialah penjualan patung perunggu edisi terbatas karya Rodin yang menyumbang pendapatan 1,4 juta euro.

Patung tersebut bukan patung asli, melainkan patung replika yang hanya dibuat terbatas sebanyak 12 unit per serinya.

"Tantangan kami bukan untuk menjual lebih banyak tetapi lebih sering. Dulu kami sempat mendapat keuntungan 6 sampai 9 juta euro," kata Chevillot.

Sayangnya, patung replika karya-karya Rodin yang populer, seperti Thinker, the Burghers of Calais, dan monumen untuk Balzac telah terjual habis. Pembelian dari Eropa dan Amerika Serikat terbilang kurang.

Chevillot belum mengetahui soal rencana penutupan Museum Rodin.

Tapi dia menyebut situasi saat ini "sangat mengkhawatirkan", terutama karena pandemi virus corona saat ini mengikuti dua peristiwa sebelumnya yang buruk bagi pariwisata Prancis; protes Rompi Kuning dan pemogokan buruh.

Dia berharap perpaduan laris manisnya penjualan dari patung-patung perunggu dan peningkatan sumbangan, dan kembalinya wisatawan dapat mempertahankan eksistensi Museum Rodin.

A woman prepares to take a picture, on August 4, 2013, of castings by French sculptor Auguste Rodin (1840-1917) displayed in his studio, close to his house, the Patung-patung karya Auguste Rodin di Museum Rodin, Paris, Prancis. (AFP/PIERRE ANDRIEU)

Musée Rodin dibuka pada tahun 1919. Museum ini terdiri dari dua situs; di Hôtel Biron dan pekarangan sekitarnya di pusat kota Paris, serta di rumah lama Rodin yang berlokasi di kota Meudon.

Koleksinya meliputi 6.600 patung, 8.000 gambar, 8.000 foto-foto lama, dan 7.000 benda seni.

Museum menerima rata-rata 700 ribu pengunjung setiap tahunnya.

Ketika tinggal di Villa des Brillants, Rodin menggunakan Hôtel Biron sebagai bengkelnya dari tahun 1908, dan kemudian menyumbangkan seluruh koleksi pahatannya - bersama dengan lukisan karya Vincent van Gogh, Claude Monet dan Pierre-Auguste Renoir yang telah diperolehnya - kepada pemerintah Prancis dengan syarat bahwa mereka mengubah bangunan menjadi museum yang didedikasikan untuk karya-karyanya.

Museum Rodin berisi sebagian besar kreasi penting Rodin, termasuk The Thinker, The Kiss, dan The Gates of Hell. Banyak pahatannya dipajang di taman museum yang luas.

Museum ini juga mencakup kamar yang didedikasikan untuk karya-karya Camille Claudel.

Di belakang bangunan museum ada sebuah danau kecil dan restoran.

Selain itu, halte Metro terdekat, Varenne, menampilkan beberapa patung Rodin di peronnya.

Harga tiket masuk ke Museum Rodin di Paris mulai dari 13 euro (sekitar Rp214 ribu).

(AP/ard)

[Gambas:Video CNN]