Danau Tambing Kembali Dibuka, Pengunjung Dibatasi 100 Orang

CNN Indonesia | Senin, 20/07/2020 11:24 WIB
Sejumlah warga bersantai sambil menikmati udara segar di pinggir Danau Tambing, Desa Sedoa, Lore Utara, Poso, Sulawesi Tengah, Minggu (22/9/2019). Obyek wisata alam yang terletak sekitar 1.700 mdpl dan berada dalam kawasan Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) itu ramai dikunjungi warga untuk liburan. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/foc. Pemandangan teduh di Danau Tambing, Taman Nasional Lore Lindu, Sulawesi Tengah. (ANTARA FOTO/Basri Marzuki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) membuka kembali obyek wisata Danau Tambing di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, mulai 17 Juli 2020 dengan membatasi 100 pengunjung yang masuk dan menginap per harinya.

Danau Tambing telah ditutup selama tiga bulan demi mencegah penyebaran virus corona.

Kepala Balai Besar TNLL, Jusman di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, Sabtu (18/7), mengatakan dibukanya kembali obyek wisata unggulan itu diikuti dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.


Ada beberapa hal yang harus dijalani wisatawan sebelum diperbolehkan masuk ke lokasi, seperti mengisi data nama, alamat, tempat domisili, membeli karcis masuk, cuci tangan dan tetap pakai masker dan jaga jarak.

"Kami sudah atur semua tempat-tempat tenda untuk kemping sesuai dengan jarak yang telah ditentukan guna menghindari agar mereka tidak saling bersentuhan satu sama lainnya," katanya, seperti yang dikutip dari Antara.

"Kami sangat berhati-hati, sebab meski sudah dalam kondisi normal baru, bukan berarti penyebaran virus corona sudah habis," lanjutnya.

Danau Tambing merupakan destinasi yang selama ini dikunjungi banyak wisatawan, baik lokal maupun mancanegara.

Obyek wisata itu terletak di Desa Sedoa, Kecamatan Lore Utara, Kabupaten Poso, berjarak sekitar 90 kilometer dari Palu, Ibu Kota Provinsi Sulteng, dan bisa ditempuh dengan kendaraan mobil melalui poros jalan Trans Sulawesi Palu-Napu-Poso.

Berada pada ketinggian sekitar 1.700 meter dari permukaan laut, Danau Tambing dikelilingi hutan yang masih asri dan terkenal berhawa dingin sejak pagi sampai malam.

Di sekitar Danau Tambing juga ada spot untuk melakukan wisata pengamatan burung (bird watching). Sebanyak 30 persen burung yang berhabitat di sini merupakan satwa endemik.

Selain itu ada juga spot pengamatan tumbuhan anggrek, kantong semar, serta berbagai jenis pandan hutan.

[Gambas:Instagram]

(ANTARA/ard)

[Gambas:Video CNN]