Tips Pengenalan dan Membasmi Hama pada Tanaman Aglonema

Home Guides, Gardenologist, CNN Indonesia | Jumat, 21/08/2020 18:48 WIB
Sri Rezeki atau Aglaonema modestum adalah tanaman hias daerah tropis yang punya daya hidup tinggi, tetapi juga rentan terkena hama. Ilustrasi tanaman aglonema (Aglaonema Modestum). (iStockphoto/lizfernandezg)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tanaman Aglonema atau Sri Rezeki atau Chinese evergreens (Aglaonema modestum) merupakan tanaman hias yang mengandung racun tetapi memiliki ketahanan hidup tinggi.

Seperti dilansir Home Guides dan Gardenologist, Jumat (21/8), tanaman ini tumbuh paling baik di dalam ruangan atau di lokasi yang teduh.

Meskipun aglonema tak sering diserang hama, sesekali tanaman tropis ini bisa dihinggapi hama serupa tanaman rumahan biasanya.


Hama pada tanaman ini memang tidak mematikan. Namun ketika diserang hama, rupanya bakal tak secantik pada umumnya.

Terdapat sejumlah hama yang umum menyerang sri rezeki atau aglonema. Beberapa di antaranya termasuk kutu busuk, tungau laba-laba sampai nematoda.

Berikut ragam hama pada tanaman sri rezeki dan cara membasminya:

Aglaonema  or Chinese Erergreen in wicker basketsIlustrasi tanaman aglaonema. (iStockphoto/artpritsadee)

1. Kutu busuk

Kutu busuk umumnya berwarna putih dan menyerupai kapas yang berkumpul di batang dan daun. Hama ini menyedot getah tanaman dan memasukkan stilet ke dalam tubuh.

Ketika tanaman aglonema diserang kutu busuk, daun akan mulai berubah warna dan rontok. Kutu putih yang sudah dewasa juga dapat ditemukan terbang mengelilingi tanaman.

Untuk membasminya, gunakan bola kapas yang dilumuri alkohol dan seka hama dari tubuh tanaman. Jika tanaman berada di luar ruangan, hewan kepik bisa membantu memakan hama.

2. Tungau Laba-laba

Tungau laba-laba berukuran kecil sehingga agak sulit dilihat mata. Namun umumnya hama ini menempel pada batang dan daun, dan memakan isi sel tanaman.

Warnanya bisa beragam mulai dari hijau, merah, kuning, coklat atau oranye. Hama ini senang udara kering, sehingga umumnya tumbuh subur di dalam ruangan.

Setelah sel tanaman dimakan, daun pada tanaman akan mengeluarkan bintik-bintik dan berubah warna. Jika diserang cukup parah, daun akan berubah warna menjadi kuning dan layu.

aglaonemaIlustrasi tanaman aglaonema. (istockphoto/ dropStock)

Untuk menyembuhkan tanaman yang diserang tungau laba-laba, bisa dengan menyeka dengan lap basah. Daun yang sudah layu bisa diobati dengan minyak hortikultura dan sabun insektisida.

Hama ini umumnya menyerang aglonema yang kekurangan air. Sehingga tanaman sebaiknya rajin disiram untuk menghindari tungau laba-laba.

3. Kutu daun

Kutu daun umumnya berada di bagian bawah daun dan bertubuh lunak. Hama ini memakan cairan vital yang mengalir pada daun aglonema.

Jika hama ini terus menyerang, pertumbuhan tanaman bisa terhambat dan daun rusak. Untuk membasminya, seka hama dengan bola kapas yang dibaluri alkohol.

Juga semprotkan kutu daun dengan air jika tanaman berada di dalam ruangan. Tanaman yang diserang kutu daun cukup parah dapat diberikan sabun insektisida.

4. Kutu sisik

Kutu sisik terlihat seperti benjolan kecil yang bergerak melintasi daun dan batang tanaman. Hama ini memakan getah floem dan menyebabkan cabang mati, tanaman gundul dan penurunan vitalitas.

Hama ini bisa dibasmi dengan minyak hortikultura atau sabun insektisida. Umumnya kutu sisik luput dari perhatian ketika menyerang tanaman.

5. Nematoda

Nematoda sering kali menyerang aglonema yang berada di luar tanaman. Umumnya hama ini ditemukan memakan akar dan menyebabkan daun berubah warna dan rontok.

Hama pada aglonema ini bisa dibasmi dengan mensteril 12 inci teratas tanah dengan solarisasi atau sinar matahari. Area tanah kemudian dibasahi dan ditutup dengan plastik bening atau terpal selama 4-6 minggu.

Setelah suhu tanah naik selama 30 menit, nematoda akan mati. Solarisasi paling manjur dilakukan pada musim panas.

(fey/ayp)

[Gambas:Video CNN]