Mengenal Macam-macam Tanaman Hortikultura

CNN Indonesia | Jumat, 07/08/2020 08:34 WIB
Informasi mengenai macam-macam tanaman hortikultura dapat membantu Anda untuk mencari tanaman yang tepat sesuai kebutuhan dan lahan yang tersedia. Ilustrasi. Ketahui macam-macam tanaman hortikultura yang sehat untuk dikonsumsi sehari-hari. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Di masa pandemi, memiliki kebun sendiri yang bisa memasok keperluan pangan sehari-hari tentu sangat menyenangkan. Ketahui macam-macam tanaman hortikultura yang sehat untuk dikonsumsi sehari-hari.

Mengutip Encyclopedia Britannica, hortikultura merupakan cabang ilmu pertanian yang berurusan dengan tanaman kebun seperti buah-buahan, sayuran, dan tanaman hias.

Pada dasarnya, aktivitas hortikultura merupakan cara berkebun domestik dengan bentuk budidaya alami seperti pertanian besar. Tanaman hortukultura lebih sering mengarah pada produk-produk yang bisa dikonsumsi.


Karakteristik Tanaman Hortikultura

Organisasi Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mencatat setidaknya ada lima karakteristik tanaman hortikultura. Ciri-ciri ini dapat menjadi acuan bagi Anda yang ingin mengenal tanaman jenis ini.

1. Keanekaragaman spesies

Tanaman hortikultura memiliki berbagai jenis spesies yang mudah tumbuh dengan keadaan tertentu.

Tak hanya tanaman hijau seperti sayuran, tanaman jenis ini juga mencakup buah, bunga, dan tanaman obat yang dapat dibudidayakan.

2. Sangat mudah rusak

Tanaman jenis ini memang terkenal tidak tahan lama atau memiliki waktu pembusukan lebih cepat. Pasalnya, komoditas hortikultura mengandung kadar air yang tinggi daripada komoditas pertanian lain.

Oleh sebab itu, selain penanganan yang baik, waktu konsumsi tanaman juga harus disegerakan.

3. Massal

Aktivitas budidaya tanaman hortikultura dapat dilakukan secara massal, mulai dari penyediaan benih tanaman hingga hasil produksi atau panen.

4. Musiman

Tanaman jenis ini memiliki masa panen yang beragam. Mulai dari musim panen yang berdasarkan wilayah-wilayah tertentu hingga tahunan.

5. Persyaratan budidaya tertentu

Tanaman satu ini membutuhkan beberapa perlakuan khusus daripada komoditas pertanian lain. Misalnya, tanaman hortikultura membutuhkan lahan yang cukup luas sebagai media tanam. Selain itu, dibutuhkan pula wilayah yang lebih spesifik untuk menghasilkan jenis tanaman tertentu.

Pemilihan itu akan berpengaruh terhadap kualitas tanaman.

Banner GIF Tips Merawat Tanaman Hias

Macam-Macam Tanaman Hortikultura

Ada berbagai jenis tanaman yang dapat dibudidaya baik di lahan besar ataupun di pekarangan rumah dengan lahan seadanya.

Mengutip dari Horticulture and Soil Science, setidaknya ada empat macam tanaman hortikultura yang umum ditanam oleh masyarakat, seperti berikut.

Warga memanen kentang di perladangan kawasan dataran tinggi Dieng Desa Tieng, Kejajar, Wonosobo, Jateng, Senin (28/9). Kentang dari kawasan dataran tinggi Dieng dipasarkan ke berbagai kota seperti Jakarta, Bandung, Surabaya dan Semarang, dengan harga Rp4.000-Rp7.000 per kilogram tergantung ukuran.  ANTARA FOTO/Anis Efizudin/ama/15Ilustrasi. Sebagai salah satu macam tanaman hortikultura, kentang membutuhkan area khusus untuk menanam. (ANTARA FOTO/Anis Efizudin)

1. Olerikultura (Tanaman sayur)

Tanaman olerikultura atau biasa dikenal dengan tanaman sayur ini tak asing di tengah masyarakat, sebab menjadi salah satu makanan sehat yang dianjurkan untuk dikonsumsi. Tanaman ini umumnya bertekstur lunak dan dapat dikonsumsi dalam kondisi segar ataupun dimasak.

Tanaman sayur terbagi menjadi dua jenis, yaitu tanaman musiman dan tanaman tahunan. Jenis tanaman musiman merupakan tanaman yang hanya bisa ditanam pada saat tertentu, seperti musim panas atau musim penghujan. Berikut beberapa contoh tanaman musiman:

- bawang Merah

- bawang Putih

- kubis

- wortel

- kentang

- sawi

- bayam

- kangkung

Sedangkan tanaman tahunan umumnya memiliki keuntungan karena dapat ditanam sepanjang tahun, tanpa terikat dengan musim yang akan datang. Berikut beberapa contohnya.

- jengkol

- petai

- melinjo

- ubi Jalar

- ubi Kayu

- ketela Pohon

2. Frutikultura/pomologi (Tanaman buah)

Tanaman frutikultura merupakan tanaman buah yang dapat dikonsumsi sehari-hari dan mengandung banyak nutrisi untuk tubuh.

Tanaman buah tak bisa ditanam sembarang waktu. Pasalnya, ia ditentukan berdasarkan musim. Beberapa tanaman yang terkait pada musim-musim tertentu di antaranya:

- jeruk

- rambutan

- semangka

- melon

Salah satu stand yang menampilkan beragam buah jeruk pada Pameran buah bertajuk Ilustrasi. Buah menjadi tanaman hortikultura yang tak ditanam sembarang waktu. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Selain itu, ada pula tanaman buah yang memiliki jangka tanam tahunan atau panen dalam setahun sekali, seperti berikut:

- nanas

- nangka

- sawo

- belimbing

- mangga

3. Florikultura (Tanaman bunga)

Tanaman hortikultura satu ini berfungsi untuk mempercantik ruang atau area tertentu. Cara tanamnya dan perawatannya pun tergolong mudah.

Beberapa contoh florikultura adalah sebagai berikut:

- melati

- mawar

- krisan

- anyelir

- bugenvil

4. Biofarmaka (Tanaman obat)

Biofarmaka atau tanaman obat juga sering dikaitkan dengan tanaman obat keluarga (Toga). Tanaman ini dapat dengan mudah tumbuh di ladang luas ataupun pekarangan rumah.

Tak hanya sebagai obat, tanaman-tanaman ini juga dapat berfungsi sebagai kosmetik ataupun perawatan alami tubuh. Berikut adalah beberapa contoh tanaman obat:

- serai

- temulawak

- lengkuas

- kayu manis

- mengkudu

- rosella

- kunyit

Informasi mengenai macam-macam tanaman hortikultura ini dapat membantu Anda untuk mencari tanaman yang tepat sesuai kebutuhan dan lahan yang tersedia.

(khr/asr)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA