Marimo si 'Bola Lumut', Tanaman Hias nan Menggemaskan

tim, CNN Indonesia | Sabtu, 29/08/2020 16:43 WIB
Marimo, bola lumut yang hidup di air ini diyakini bisa menjadi 'peliharaan' yang membawa keberuntungan. Tanaman ini juga jadi harta nasional Jepang. Marimo, bola lumut yang hidup di air ini diyakini bisa menjadi 'peliharaan' yang membawa keberuntungan. Tanaman ini juga jadi harta nasional Jepang. ( iStockphoto/helovi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Butuh 'peliharaan' baru untuk menemani Anda di masa pandemi ini tapi terlalu repot untuk memelihara kucing, hamster, anjing, atau lainnya?

Kalau begitu ini saatnya 'pelihara' marimo. Marimo disebut juga sebagai the next pet rock. Namun jangan salah sangka, ini adalah sejenis tanaman. Marimo moss balls ini berbentuk seperti bola berserabut berwarna hijau. Tanaman berbentuk bola ini memiliki nama ilmiah Aegagropila linnaei.

Nama marimo diambil dari bahasa Jepang yang berarti bola lumut. Mari berarti bola dan mo adalah nama umum tanaman yang tumbuh di air. Nama ini diberikan oleh ahli botani Jepang Takiya Kawami pada 1898.


Tanaman ini berasal dari Danau Akan di Hokkaido, Jepang. Namun dia juga bisa ditemukan di beberapa daerah di Eropa dan Islandia.

Koloni alga yang membentuk bola ini pertama kali ditemukan oleh Anton E. Sauter pada 1820 di Danau Zell, Austria.

Bentuknya yang unik ini menjadikan marimo populer sebagai peliharaan yang tak merepotkan di Jepang. Selain itu, dia diyakini juga bisa membawa keberuntungan bagi pemiliknya. Di sana, marimo juga ditetapkan sebagai harta nasional Jepang.

Bola-bola lumut ini sebenarnya termasuk golongan alga berserabut, artinya mereka tidak membutuhkan banyak cahaya untuk bertahan hidup dan mereka hidup di air. Jadi ini mirip seperti memelihara ikan dalam akuarium.

Mengutip berbagai sumber, marimo sebenarnya bermanfaat bagi lingkungan - bola ini berfungsi sebagai filter alami dan menyerap nitrat beracun dari air. Air sebaiknya diganti setiap dua minggu dan tetap pada suhu kamar untuk menjaga bola tetap dalam kondisi terbaiknya.

Selain itu pastikan marimo tidak terkena sinar matahari langsung karena dia akan berubah menjadi berwarna cokelat jika terlalu panas atau berada di tempat yang terang.

Seperti tanaman pada umumnya, marimo bisa bertambah besar. Meski pertumbuhannya cukup lambat, dalam setahun ukurannya bisa bertambah 0,5 cm sampai 1 cm. Hanya saja, dia bisa hidup sampai ratusan tahun lamanya, jika dirawat dengan benar.

(chs)

[Gambas:Video CNN]