Jakarta PSBB Total, Tiket Ancol Masih Berlaku Hingga 2021

CNN Indonesia | Jumat, 11/09/2020 12:05 WIB
Jadwal pemakaian tiket masuk Ancol yang dibeli daring hingga 13 September 2020. Setelah itu, masih bisa berlaku hingga September 2021. Wahana di Dunia Fantasi, taman hiburan yang berlokasi di Taman Impian Jaya Ancol. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Manajemen Taman Impian Jaya Ancol memastikan akan menutup kembali aktivitas wisata dan rekreasi saat penerapan pemberlakuan sosial berskala besar (PSBB) total yang dimulai 14 September 2020.

"Penutupan sementara dilakukan untuk kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol, termasuk area pantai, Dunia Fantasi, Sea World Ancol dan Ocean Dream Samudra," kata juru bicara Ancol, Rika Lestari, seperti yang dikutip dari ANTARA pada Jumat (11/9).

Seluruh pengunjung Ancol yang telah melakukan pembelian tiket secara daring masih dapat digunakan hingga Minggu, 13 September 2020.


Namun demikian, bagi pengunjung yang belum dapat menggunakan tiket sampai tanggal tersebut, masa berlaku tiket dapat digunakan sampai dengan 30 Juni 2021, dengan sistem reservasi terlebih dahulu.

Sementara pengunjung yang memiliki Annual Pass (Ancol, Dunia Fantasi, Sea world Ancol, dan Ocean Dream Samudra), masa aktifnya akan dibekukan.

Pengunjung akan mendapatkan perpanjangan masa periode sesuai dengan jumlah hari pembatasan wilayah dan usia serta jumlah hari Ancol tutup mulai 14 September 2020.

Manajemen Ancol menghargai keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan sepenuhnya mendukung kebijakan itu, guna memutus mata rantai penyebaran virus corona (COVID-19) yang akhir akhir ini mengalami peningkatan.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, resmi "menginjak rem darurat" yang mencabut kebijakan PSBB transisi dan mengembalikannya kepada kebijakan PSBB yang diperketat.

Anies menyatakan keputusan itu diambil bagi Jakarta, karena tiga indikator yang sangat diperhatikan oleh Pemprov DKI Jakarta, yaitu tingkat kematian, ketersediaan tempat tidur isolasi dan ICU khusus COVID-19 dan tingkat kasus positif di Jakarta.

(ANTARA/ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK