Makanan yang Dilarang untuk Penyakit Jantung

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 05:45 WIB
Penyakit jantung erat hubungannya dengan pola dan asupan makanan. Terdapat sejumlah makanan yang dilarang untuk penyakit jantung. Ilustrasi: Penyakit jantung erat hubungannya dengan pola dan asupan makanan. Terdapat sejumlah makanan yang dilarang untuk penyakit jantung. (Foto: achmadbiz/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Penyakit jantung merupakan salah satu penyebab kematian terbesar di dunia. Salah satu penyebab penyakit jantung adalah jenis makanan yang dikonsumsi.

Sejumlah makanan baiknya dihindari untuk penyakit jantung agar mencegah penumpukan plak kolesterol dan memastikan tekanan darah normal.

Seperti diberitakan Healthline, sejumlah unsur dalam makanan harus dihindari untuk menekan risiko penyakit jantung di antaranya gula, garam, dan lemak jahat.


Maka dari itu, sejumlah makanan baiknya dihindari untuk Anda yang memiliki penyakit jantung.

Makanan yang Dilarang untuk Penderita Sakit Jantung

Banyak di antara makanan yang Anda jumpai sehari-hari memiliki kandungan yang tidak baik untuk penderita sakit jantung, berikut di antaranya:

1. Makanan Cepat Saji

Hampir semua makanan cepat saji mengandung banyak karbohidrat tanpa diimbangi kandungan serat yang cukup.

Saat dicerna, kemungkinan besar karbohidrat dalam makanan tersebut menghasilkan gula yang kemudian masuk ke aliran darah. Dari proses tersebut mengganggu kinerja jantung dalam mempompa dengan baik.

2. Gorengan

Ilustrasi GorenganIlustrasi: Gorengan merupakan salah satu makanan yang dilarang untuk penyakit jantung (Foto: ashishacoway/Pixabay)

Sesuai namanya, gorengan tentu mengandung banyak minyak. Minyak secara praktis dapat menyebabkan tekanan darah tinggi.

Hal tersebut kemudian memicu gangguan aliran darah hingga obesitas. Studi-studi gizi tegas mencatat bahwa semakin sering seseorang mengonsumsi makanan berminyak, semakin besar risiko terkena penyakit jantung.

3. Makanan Beku

Makanan beku sering dipilih sebagai jalan pintas menyediakan makanan tanpa melalui proses masak. Makanan beku biasanya meliputi daging olahan, makanan bertepung, hingga sayur.

Selain unsur tepung, biasanya makanan beku sering mengandung gula, lemak, dan natrium. Ketiga unsur tersebut bukanlah unsur makanan yang ramah untuk penderita penyakit jantung.

4. Es Krim

Ilustrasi Es KrimFoto: stevepb/Pixabay
Ilustrasi: Es Krim merupakan salah satu makanan yang dilarang untuk penyakit jantung karena tinggi gula dan lemak.

Es krim banyak mengandung unsur-unsur yang tidak baik bagi penderita penyakit jantung, seperti lemak dan gula. Kolesterol yang terkandung dalam es krim pun merupakan salah satu penyebab penyakit jantung terbesar.

5. Mayonnaise

Mayonnaise sering digunakan sebagai pelengkap makanan. Keberadaannya sebagai bumbu pada salad mengesankan bahwa mayonnaise adalah makanan sehat. Padahal, mayonnaise merupakan salah satu bahan makanan yang memiliki kalori dan lemak jahat.

6. Alkohol

Kebiasaan mengonsumsi alkohol sebaiknya dihindari orang dengan penyakit jantung. Konsumsi alkohol secara rutin terbukti melemahkan otot jantung. Ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efisien, maka aliran darah akan terhambat dan berdampak ke organ tubuh lainnya.

7. Makanan Olahan

Ilustrasi PizzaFoto: Pexels
Ilustrasi: Pizza dan makanan cepat saji lainnya merupakan salah satu makanan yang dilarang untuk penyakit jantung.

Makanan olahan di sini merujuk pada jenis-jenis daging olahan, seperti sosis, burger, dan bakso. Setelah melalui proses pengolahan, tentu baik-buruknya gizi daging tidak lagi akan sama dengan yang tidak diolah.

Bahan-bahan makanan tersebut bisa dihindari dengan Anda mengurangi makanan seperti pizza, hot dog, burger, dan yang semacamnya.

Faktor Penyebab Penyakit Jantung

Dari daftar makanan yang harus dihindari penderita penyakit jantung tersebut, kita juga sebaiknya mengetahui faktor-faktor kesehatan tubuh yang memicu penyakit jantung, sebagai berikut:

- Tekanan Darah Tinggi

A doctor listening to his patient's heartbeat with a stethoscopeFoto: Istockphoto/GlobalStock
Ilustrasi: Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah faktor penyebab penyakit jantung

Gejala ini disebabkan oleh konsumsi gula dan lemak berlebih. Hal ini menjadi salah satu faktor penyebab utama penyakit jantung.

- Kolesterol Tinggi

Kadar kolesterol yang berlebih dalam tubuh seseorang mampu memicu penumpukan kolesterol di dinding arteri. Jika hal tersebut terjadi, maka aliran darah menuju jantung akan terhambat.

- Diabetes

Penyakit ini merupakan salah satu penyakit yang amat erat kaitannya dengan penyakit jantung. Penelitian mencatat bahwa orang yang mengidap diabetes memiliki risiko dua kali lipat menderita penyakit jantung.

- Depresi

Tak hanya gangguan fisik, gangguan psikis seperti depresi juga mampu menjadi pemicu seseorang menderita penyakit jantung. Penelitian menyebut penderita depresi memiliki 64 persen risiko lebih besar terkena gangguan arteri koroner.

- Kebiasaan Merokok

Ilustrasi rokokIlustrasi: Merokok adalah salah satu pemicu sakit jantung (Foto: Pixabay/Alexas_Fotos)

Mungkin sebagian orang merokok untuk melepas stres. Namun, fakta menunjukkan bahwa merokok justru memicu stres dalam tubuh.

Apa itu stres dalam tubuh?

Stres dalam tubuh meliputi gejala-gejala seperti: peningkatan tekanan darah, peningkatan detak jantung, penyempitan pembuluh darah.

Hal-hal tersebut jelas merupakan faktor yang bisa memperparah penyakit jantung.

Tips Pola Makan Sehat untuk Penderita Penyakit Jantung

Belum terlambat bagi Anda yang menderita penyakit jantung untuk mengubah pola makan yang baik. Sejumlah tips sederhana bisa dilakukan orang dengan penyakit jantung, sebagai berikut:

1. Makan Buah dan Sayur

Female hand pours a smoothie of banana and spinach in glass on a wooden tableFoto: iStockphoto/iprogressman
Ilustrasi: Pola makan sehat untuk penderita jantung adalah memperbanyak sayur dan buah

Anda bisa memulai pola makan sehat dengan mengganti kebiasaan ngemil dan merokok dengan makan buah dan sayur.

Kedua bahan makanan ini juga bisa Anda masukan dalam menu makan sehari-hari. Serat pada kedua makanan tersebut dapat mengurangi kadar gula dalam tubuh.

2. Kurangi Porsi Makan

Dengan mengurangi porsi makan, Anda secara otomatis mengurangi unsur-unsur kurang baik dalam tubuh seperti gula, kalori, lemak, dan natrium. Unsur-unsur tersebut tidak baik untuk penderita penyakit jantung.

3. Mengganti Garam dengan Bumbu Lain

Garam bukanlah bahan makanan yang ramah untuk penderita penyakit jantung. Untuk menggantikan perannya dalam makanan, Anda bisa berkreasi dengan bumbu-bumbu yang sifatnya lebih alami.

4. Hindari Lemak dan Sodium

Mid section view of man having chest pain - heart attack - holding his heart in pain. Horizontal composition. Image taken with Nikon D800 and developed from Raw format.Ilustrasi: Penyakit jantung tidak dapat sepenuhnya diobati, sejumlah makanan diarang untuk penyakit jantung (Foto: Istockphoto/CiydemImages)

Kedua unsur tersebut amat sering ditemui pada makanan kemasan. Jadi, baiknya anda melihat tabel kandungan ketika membeli makanan kemasan dan hindari kedua unsur yang tak ramah bagi jantung tersebut.

Penyakit Jantung Tak Dapat Sembuh Sepenuhnya

Healthline mencatat belum ada obat yang mampu menyembuhkan penyakit jantung secara utuh. Penderita penyakit jantung harus selalu cermat merawat jantung dan mengontrol pola hidup.

Obat-obatan dan perawatan medis yang ada hanya meredakan gangguan jantung.

Penting bagi Anda untuk sesegera mungkin menyadari risiko dari penyakit jantung dan mengubah pola hidup Anda.

Pola hidup mencakup durasi istirahat, porsi olahraga, hingga pola dan pilihan makan. Sejumlah makanan dilarang untuk penyakit jantung dan Anda sebaiknya mempelajarinya.

(fjr/fjr)

[Gambas:Video CNN]