Sex Headache, Saat Seks Malah Bikin Sakit Kepala

Tim, CNN Indonesia | Jumat, 25/09/2020 22:00 WIB
Sex headache merupakan sakit kepala yang muncul sebelum atau setelah orgasme, yang umumnya dipicu faktor psikologis. Ilustrasi. Sex headache merupakan sakit kepala yang muncul sebelum atau setelah orgasme, yang umumnya dipicu faktor psikologis. (Istockphoto/Pornpak Khunatorn)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak hanya memberikan kenikmatan, hubungan seks juga bisa menimbulkan sakit kepala atau yang biasa disebut dengan istilah 'sex headache'. Sakit kepala ini bisa muncul sebelum dan setelah orgasme.

Mengutip Metro UK, American Migraine Association menyebut, ada dua tipe sex headache. Pertama adalah pre-orgasmic headache, di mana sakit kepala digambarkan seperti nyeri akibat benturan benda tumpul. Rasa nyeri yang muncul dari aktivitas seksual ini semakin menjadi-jadi seiring meningkatkan gairah seksual.

Kedua adalah orgasmic headache, di mana sakit kepala terjadi sebelum atau setelah orgasme. Sakit kepala ini terasa seperti ledakan yang muncul secara tiba-tiba dan terasa berdenyut.


Dalam tulisannya di British Journal of Medical Practitioners, seksolog Margaret Redelman menyebut, faktor psikologis berkontribusi pada sex headache.

"Secara umum, sakit kepala yang timbul akibat aktivitas seksual muncul lebih sering saat seseorang berada dalam kondisi lelah, sedang stres, tapi dituntut untuk melakukan intercourse berkali-kali," tulis Redelman, mengutip The Sun.

Redelman mengatakan dibanding perempuan, laki-laki lebih rentan mengalami sakit kepala. Laki-laki bakal makin rentan mengalami sex headache jika kondisi fisik kurang baik, kelebihan berat badan dan tekanan darah mudah naik. Sedangkan pada perempuan, rasa sakit timbul karena kontraksi otot.

Cara Mencegah Sex Headache

Ada beberapa cara untuk mencegah terjadinya sex headache. Mencukupi kebutuhan cairan, melemaskan area sekitar rahang, dan tidak terlalu lama menatap layar bisa jadi pilihan Anda. Coba lah untuk serileks mungkin sebelum bercinta.

Namun, jika sakit kepala tetap muncul, coba lah untuk mengganti posisi untuk melemaskan otot yang tegang. Pasalnya, mempraktikkan satu posisi tertentu dalam waktu lama bisa membuat leher menjadi kaku.

Coba lah cari posisi lain yang tidak menimbulkan tekanan di area leher. Pasalnya, seks yang terlalu enerjik terkadang bisa menimbulkan sakit kepala.

(els/asr)

[Gambas:Video CNN]