Corat-coret Dinding Colosseum, Turis Irlandia Ditangkap

CNN Indonesia | Selasa, 29/09/2020 14:50 WIB
Seorang turis asal Irlandia ditangkap setelah ketahuan menuliskan inisial namanya salah satu sudut Colosseum, Roma, Italia Ilustrasi. Bangunan bersejarah Colosseum di Roma, Italia, yang masuk daftar UNESCO. (AP/Domenico Stinellis)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang turis asal Irlandia ditangkap setelah ketahuan menuliskan inisial namanya salah satu sudut Colosseum, Roma, Italia. Pria 32 tahun ini ditangkap oleh pihak keamanan bangunan bersejarah UNESCO itu pada Senin (21/9) dan segera dilaporkan ke petugas setempat.

Dia menuliskan dua buah inisial berukuran sekitar 6 centimeter menggunakan bahan besi. Aksi ini dilakukan pada sebuah pilar pada lantai pertama Colosseum.

Turis ini lalu ditangkap dengan tuduhan perusakan situs artistik dan bersejarah.


Berdasarkan aturan hukum di Italia, sang turis bisa dituntut satu tahun penjara atau denda sebesar 2.065 euro atau sekitar Rp35,8juta.

"Colosseum, seperti situs lain merepresentasikan sejarah, harus dilindungi dan dirawat hingga generasi mendatang," kata arkeolog Federica Rinaldi seperti dikutip dari CNN Travel.

Ini bukan kali pertama ada turis melakukan aksi vandalisme di Colosseum. Turis Rusia didenda 20ribu euro (sekitar Rp347,5juta) karena menuliskan huruf 'K' pada bagian bata bangunan.

Padahal konstruksi Colosseum dimulai antara 70 SM dan 72 SM di bawah kerajaan Flavian. Bangunan ini diyakini sebagai ampiteater terbesar di dunia.

Digambarkan sebanyak 50 ribu orang penonton hadir untuk menyaksikan para gladiator beradu kuat dengan hewan buas.

"Ini monumen yang layak dihargai semua orang karena ini milik semua dan tetap demikian. Menuliskan inisial, jadi kriminal, sepertinya jadi isyarat bagi mereka yang ingin memiliki monumen untuk diri sendiri. Lebih baik foto selfie!" ujar Rinaldi.

(els/ard)

[Gambas:Video CNN]