Orang Pertama yang Sembuh dari HIV Meninggal Karena Kanker

Tim, CNN Indonesia | Kamis, 01/10/2020 20:28 WIB
Orang pertama yang sembuh dari infeksi HIV, Timothy Ray Brown meninggal setelah lima bulan terakhir berjuang melawan kanker darah atau leukimia. Ilustrasi: Orang pertama yang sembuh dari infeksi HIV, Timothy Ray Brown meninggal setelah lima bulan terakhir berjuang melawan kanker darah atau leukimia. (Foto: Istockphoto/burakkarademir)
Jakarta, CNN Indonesia --

Timothy Ray Brown, orang pertama yang sembuh dari HIV ini meninggal akibat kanker darah atau leukimia. Keterangan ini disampaikan International AIDS Society.

"Atas nama semua anggota dan dewan pengurus, IAS menyampaikan belasungkawa kepada rekan Timothy, Tim dan keluarga serta teman-temannya," kata Presiden International AIDS Society, Adeeba Kamarulzaman yang juga profesor kedokteran dan penyakit menular di Universitas Malaya dikutip dari laman resmi IAS.

Dikutip dari laporan CNN, Timothy Ray Brown diketahui mengembuskan napas terakhir setelah lima bulan berjuang melawan leukimia.


Pria usia 54 tahun ini juga dikenal dengan sebutan "Pasien Berlin". Brown dinyatakan sembuh dari infeksi HIV-nya pada 2008 silam. Pada tahun sebelumnya, ia menerima transplantasi sumsum tulang di Berlin, Jerman untuk mengobati diagnosis penyakit lain yang ia derita: leukimia myeloid akut (AML).

Sumsum tulang yang dia terima berasal dari donor yang gen-nya memiliki mutasi langka yang membuat secara alami kebal terhadap HIV, atau dikenal sebagai CCR5-delta 32 yang kemudian diterima Brown.

Ia pun bebas dari HIV. Namun selama enam bulan belakangan Brown hidup dengan leukimia yang kambuh dan telah menjalar ke tulang belakang serta otaknya.

Infografis beda HIV DAN AIDSFoto: CNN Indonesia/Laudy Gracivia
Infografis beda HIV DAN AIDS

Brown tinggal di Berlin sejak 1993 hingga 2010. Ia bekerja di sebuah kafe dan sebagai penerjemah Jerman-Inggris. Demikian dituliskan rekan Brown melalui sebuah unggahan di Facebook.

Ia didiagnosis dengan HIV pada 1995 dan kemudian didiagnosis dengan AML pada 2007. Menurut sang rekan, Brown mengabdikan hidup untuk menceritakan kisah penyembuhan HIV dan menjadi duta yang membawa harapan.

"Saya benar-benar diberkati karena kami berbagi hidup bersama, tetapi saya patah hati karena pahlawan saya sekarang telah pergi. Tim benar-benar orang yang paling manis di dunia. Semangat Tim akan terus hidup dan cinta serta dukungan dari keluarga serta teman-teman akan membantu saya melewati masa yang paling sulit," kata unggahan tersebut.

Lebih daru dua tahun lalu, Adam Castillejo--yang sebelumnya diidentifikasi sebagai "Pasien London"--menyelesaikan terapi antiretroviral HIV. Ini menjadikan Castillejo sebagai orang kedua yang sembuh dari HIV.

Tak seperti Brown, Castilleko hanya menjalani satu transplantasi sel induk, bukan dua dan tidak menjalani radioterapi di seluruh tubuhnya sebagai bagian dari perawatan.

Di seluruh dunia, menurut data program bersama PBB tentang HIV/AIDS tercatat ada 38 juta orang yang saat ini hidup dengan HIV/AIDS.

"Kami berutang budi pada Timothy dan dokternya, Gero Hutter karena telah membuka pintu bagi para ilmuwan untuk mengeksplorasi konsep bahwa penyembuhan HIV ini adalah hal yang mungkin terjadi," tulis pernyataan resmi IAS.

(NMA/NMA)

[Gambas:Video CNN]