Manfaat #CuciTangan dengan Air dan Sabun

Satgas Covid-19, CNN Indonesia | Kamis, 08/10/2020 16:59 WIB
Terdapat sejumlah manfaat dari kebiasaan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, salah satunya mencegah tertular dari virus corona. Ilustrasi: Terdapat sejumlah manfaat dari kebiasaan mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun. (Foto: iStockphoto/Choreograph)
Jakarta, CNN Indonesia --

Masyarakat kini dibiasakan untuk #CuciTangan sesering mungkin. Hal tersebut dilakukan sebagai salah satu upaya memutus rantai penularan Covid-19.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan bahwa manusia rentan terpapar virus. Untuk itu, baik WHO dan pemerintah menyarankan masyarakat untuk mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun.

Selain menghindarkan kita dari virus Corona, kebiasaan sederhana mencuci tangan menggunakan air dan sabun memiliki sejumlah manfaat. Berikut manfaat mencuci tangan menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC):


1. Lebih efektif membunuh kuman di tangan

Manfaat utama dari mencuci tangan dengan air mengalir adalah menghilangkan kuman dan virus yang mungkin menempel di tangan. Air dan sabun efektif menyingkirkan kuman, virus, kotoran, dan partikel-partikel kecil lain yang mungkin menempel di tangan atau sembunyi di sela-sela jari.

Rutinitas mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun juga membantu seseorang mencegah infeksi yang menyebabkan masalah kesehatan seperti diare dan infeksi saluran napas. Mencuci tangan secara berkala juga melindungi seseorang dari infeksi kulit dan mata.

Sering mencuci tangan akan mencegah kuman dan virus bersarang di tangan dan berpindah saat seseorang memegang benda lain atau bahkan orang lain. Kebiasaan ini baik dilakukan untuk melindungi diri sendiri dan orang lain.

2. Aman dilakukan bagi anak

Selain orang dewasa, anak-anak juga dapat memperoleh banyak manfaat dari mencuci tangan dengan air dan sabun. Kandungan zat kimia pada sabun disebut lebih aman pada kulit anak daripada cairan pembersih tangan atau hand sanitizer.

Hal ini menjadi penting mengingat anak-anak juga rentan tertular kuman dan virus di lingkungan sekitar. CDC mencatat sekitar 1,8 juta anak di bawah usia 5 tahun meninggal setiap tahun akibat penyakit diare dan pneumonia. Karena itu, mencuci tangan dengan sabun dan air lebih efektif melindungi anak-anak dari kedua penyakit berbahaya tersebut.

Untuk itu, sebaiknya tanamkan kebiasaan rajin mencuci tangan sejak dini agar anak terbiasa menjaga kebersihan tangan baik itu saat berada di rumah, di sekolah, maupun di tempat-tempat umum lain.

3. Mencegah resistensi antibiotik

Manfaat lain dari mencuci tangan dengan air dan sabun bagi tubuh adalah dapat mencegah timbulnya iritasi dan resistensi antibiotik. CDC mencatat, penggunaan hand sanitizer secara berlebihan dapat menurunkan imun tubuh, menyebabkan bakteri kebal antibiotic, dan iritasi. Karena itu, ahli tidak menganjurkan penggunaan hand sanitizer untuk mematikan kuman di tangan.

Kebiasaan mencuci tangan dengan air dan sabun secara teratur dapat mengurangi infeksi dan mencegah penggunaan antibiotik secara berlebihan yang justru berbahaya bagi kesehatan.

Selain memiliki banyak manfaat, mencuci tangan dengan air dan sabun juga baik untuk melindungi diri Anda dan orang lain selama pandemi COVID-19.

Praktikkan 3M

Mencuci tangan merupakan salah satu bagian dari kampanye 3M pemerintah sebagai upaya memutus rantai penyebaran Covid-19. Selain #cucitangan, masyarakat juga diminta untuk #jagajarak dan #pakaimasker.

Ketiga hal tersebut harus dijadikan kebiasaan sehari-hari demi melindungi diri sendiri dan orang lain di sekitar.

(nly/fjr)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK