Ciri-ciri Ikan Cupang Sakit dan Cara Mengobatinya

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 14/10/2020 12:40 WIB
Penting untuk mengamati respons ikan cupang saat Anda memberinya makan, sebab hilang nafsu makan bisa jadi salah satu ciri-ciri ikan cupang yang sakit. Ilustrasi: Penting untuk mengamati respons ikan cupang saat Anda memberinya makan, sebab hilang nafsu makan bisa jadi salah satu ciri-ciri ikan cupang yang sakit. (Foto: ANTARA FOTO/YUSUF NUGROHO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Hobi memelihara ikan cupang menyembul lagi di tengah pandemi dan jadi salah satu cara meredakan stres. Tapi bagaimana jika sebaliknya, ikan Anda yang stres. Itu sebab penting mengenali ciri-ciri ikan cupang yang jatuh sakit.

Cara perawatan yang keliru bisa membuat ikan cupang sakit. Tapi ak perlu langsung panik. Anda bisa membaca pertanda yang ditunjukkan sang ikan, misalnya lewat gerak-gerik atau perubahan pada tubuh.

Mengenai ciri-ciri ikan cupang yang sakit ini penting untuk menentukan penanganan selanjutnya. Terutama, bagi para pemula pehobi ikan hias.


Berikut ciri-ciri ikan cupang yang sakit.

1. Hilang nafsu makan

Ikan cupang memiliki nafsu makan yang sangat sehat. Dikutip dari laman Small Pets, salah satu gejala awal ikan cupang sakit adalah tidak tertarik dengan pakan yang diberikan.

Inilah sebab mengapa sangat penting untuk memperhatikan ikan ketika memberinya pakan. Jika ikan menolak makanannya lebih dari satu kali maka Anda harus segera memeriksanya.

Semakin cepat diperiksa maka Anda lebih lekas bisa mendeteksi tanda-tanda penyakit lain pada ikan cupang.

Bright red pet beta fish in a bowl with live plantFoto: iStockphoto/Lisa5201
Ilustrasi: Penting untuk memperhatikan ikan ketika memberinya pakan, ini untuk mengetahui respons terhadap pakan. Sebab hilang nafsu makan adalah salah satu ciri ikan cupang sakit.

2. Terlihat kurus

Beberapa ikan akan mulai terlihat seperti menyia-nyiakan makanan meskipun mereka belum berhenti makan. Hal ini juga bisa menjadi pertanda bahwa pakan ikan cupang milik Anda tidak mengandung nutrisi yang cukup.

Beberapa pehobi merekomendasikan pakan ikan yang bervariasi seperti pelet cupang, udang air asin segar dan, pakan beku.

3. Warna memudar

Warna pada ikan cupang akan terlihat kusam atau pudar apabila kualitas air menurun. Tidak hanya itu, dilansir dari Nippy Fish, memudarnya warna pada ikan cupang juga bisa dikarenakan infeksi bakteri atau parasit.

Jika tubuh ikan cupang terlihat bercak atau terlihat kusam, mungkin bisa dikarenakan infeksi bakteri atau jamur.

4. Ikan tampak lesu

Jika ikan terlihat kehilangan energi secara tiba-tiba, jangan diabaikan. Ikan cupang biasanya menjelajah sepanjang hari dan tampak tenang pada malam hari.

Cupang yang hanya terlihat berbaring di dasar akuarium sepanjang hari merupakan tanda ikan cupang tidak sehat.

5. Rusaknya sirip dan ekor ikan

Sirip ikan cupang yang tidak mengembang seperti biasanya, menjadi salah satu ciri-ciri ikan cupang sakit. Selain itu, sirip dan ekor ikan nampak rapuh turut jadi indikator adanya infeksi busuk.

Infografis Tilapia dan Empat Penyakit Lainnya yang Serang Ikan NilaFoto: CNN Indonesia/Astari Kusumawardhani
Infografis Tilapia dan Empat Penyakit Lainnya yang Serang Ikan Nila

Cara Mengobati Ikan Cupang Sakit

Setelah mengetahui dan mengidentifikasi ciri-ciri ikan cupang yang sakit, Anda bisa mempelajari cara mengobatinya. Dengan penanganan yang tepat, ikan mungil Anda akan terselamatkan.

1. Cek kualitas air

Kualitas air yang buruk menjadi dasar munculnya penyakit pada ikan. Layaknya udara yang kita hirup, air tempat ikan berenang sangat penting untuk kesehatan mereka.

Untuk mengecek, Anda bisa menggunakan kit berbasis cairan dan lihat parameter kualitas air.

Dikutip dari Cafishvet, parameter kualitas air yang bagus untuk ikan cupang adalah sebagai berikut:
- Ammonia ≤ 0.1 mg/L (ppm)
- Nitrite 0 mg/L
- Nitrate < 20 mg/L
- pH 7.0-8.5
- kH (alkalin) > 100 mg/L
- gH (kandungan keras) > 100 mg/L
- Temperatur suhu 25-28 derajat celcius.

2. Memperbaiki kualitas air

Jika kandungan air yang disebutkan sebelumnya terlalu tinggi atau rendah, Anda harus segera menggantinya. Mengganti filter air dan menyetel ulang filtrasi.

Sementara untuk memperbaiki kandungan pH atau suhu, dapat dilakukan secara bertahap. Sebab apabila terlalu cepat, justru akan mempengaruhi kondisi ikan cupang hingga akhirnya bisa saja mati.

3. Cek pakan ikan

Ada baiknya mengecek kemasan dan tanggal kadaluarsa pada pakan ikan. Semakin bertambah usia ikan, maka nutrisi dan vitamin yang diperlukan akan berbeda.

Disarankan untuk mengganti pakan ikan setelah 6 bulan dibuka. Kebanyakan cupang tidak akan pernah menghabiskan satu wadah penuh pakan cupang.

Pastikan untuk menyimpan pakan ikan dengan benar dalam wadah kedap udara atau tempat yang sejuk dan gelap.

4. Menghubungi Dokter Hewan

Apabila merasa kurang setelah mengetahui cara mengobati ikan cupang sendiri, Anda bisa membawanya ke dokter hewan terdekat.

Anda bisa mengetahui penyebab penyakit ikan dan memberikan obat.

Informasi tentang ciri-ciri ikan cupang yang sakit dan cara mengobatinya bisa Anda jadikan panduan selama memelihara di rumah. Dengan begitu, Anda tak perlu khawatir lagi dengan kesehatan si teman kecil.

(auz/NMA)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA