Bahaya Makan Telur Setiap Hari

tim, CNN Indonesia | Selasa, 27/10/2020 12:13 WIB
Telur memang bahan makanan yang mudah diolah menjadi aneka hidangan. Akan tetapi makan telur setiap hari ternyata menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Konsumsi telur setiap hari dalam jumlah tertentu ternyata dalam menimbulkan bahaya bagi kesehatan. (Jakub Kapusnak/FoodiesFeed)
Jakarta, CNN Indonesia --

Telur merupakan salah satu makanan kaya akan protein yang kerap menjadi pilihan untuk sarapan setiap pagi. Tapi apakah ini berarti bisa makan telur setiap hari?

Secara nutrisi, telur memiliki banyak manfaat. Dengan sekitar 70 kalori dalam satu telur besar, telur merupakan sumber protein yang membantu menstabilkan kadar gula darah dan memberikan struktur pada tubuh. Protein telur juga berkualitas tinggi, menyediakan semua asam amino esensial.

Namun, konsumsi telur setiap hari dalam jumlah tertentu ternyata dalam menimbulkan bahaya bagi kesehatan.


Sebagaimana dilansir Healthline, bahaya konsumsi telur ada pada bagian kuningnya yang mengandung kolesterol tinggi.

Meski ada peran penting kolesterol dalam tubuh, tapi konsumsi yang berlebihan itulah yang memicu bahaya bagi kesehatan.

Selama beberapa dekade, orang telah disarankan untuk membatasi konsumsi telur atau setidaknya kuning telur. 

Telur berukuran sedang mengandung 186 mg kolesterol, yang merupakan 62 persen dari asupan harian yang direkomendasikan. Dianjurkan untuk membatasi kolesterol makanan pada 300 miligram setiap hari. Bagi mereka yang menderita penyakit jantung, diabetes tipe 2, atau kadar kolesterol LDL (jahat) tinggi, American Heart Association dan National Cholesterol Education Program (NCEP) menyarankan untuk membatasi asupan kolesterol hingga 200 miligram setiap hari. Sebaliknya, putih telur sebagian besar mengandung protein dan rendah kolesterol. 

Rekomendasi umum menyarankan bahwa konsumsi maksimal mencakup 2-6 kuning telur per minggu.

Namun, mengacu pada beberapa penelitian yang telah meneliti efek telur pada kadar kolesterol, batas aman konsumsi telur utuh per hari yakni tiga butir.

Risiko Penyakit Jantung

Terlepas dari bahaya kolesterol, berbagai penelitian juga meneliti konsumsi telur dan risiko penyakit jantung akibat makan telur setiap hari.

Studi ini, beberapa di antaranya melibatkan ratusan ribu orang, secara konsisten menunjukkan bahwa orang yang makan telur utuh tidak lebih mungkin mengembangkan risiko penyakit jantung dibandingkan mereka yang tidak.

Beberapa penelitian menunjukkan penurunan risiko stroke.

Namun, penelitian ini menunjukkan bahwa orang yang menderita diabetes tipe 2 dan makan banyak telur memiliki peningkatan risiko penyakit jantung.

Selain itu, pada diet rendah karbohidrat, yang merupakan diet terbaik untuk penderita diabetes, telur juga dapat meningkatkan faktor risiko penyakit jantung.

Mengutip Today, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada tahun 2012 di Atherosclerosis, penumpukan plak karotis di arteri diukur dan kebiasaan yang dilaporkan sendiri (termasuk asupan kuning telur dan merokok) dinilai pada 1.231 orang dewasa yang lebih tua. Para peneliti menemukan bahwa sementara penumpukan plak terjadi terus-menerus pada peserta setelah sekitar usia 40 tahun, mereka yang makan paling banyak kuning telur - tiga atau lebih setiap minggu - memiliki penumpukan plak yang serupa (diperkirakan tidak seburuk) seperti yang terlihat pada perokok rokok.

Studi lain yang diterbitkan dalam The New England Journal of Medicine menemukan bahwa makan dua telur rebus setiap hari meningkatkan pembentukan trimetilamina N-oksida (TMAO), bahan kimia yang terkait dengan peningkatan risiko serangan jantung dan stroke. Kuning telur mengandung lesitin, lemak esensial yang berperan dalam pembentukan TMAO.

Ilustrasi telur mata sapiFoto: Foodies Feed
Ilustrasi telur mata sapi



Manfaat Telur

Meski ada sejumlah bahaya makan telur setiap hari dalam konsumsi berlebih, tapi bukan berarti sepenuhnya menghindari telur sebagai menu makanan.

- Tinggi lutein dan zeaxanthin, antioksidan yang mengurangi risiko penyakit mata seperti katarak.

- Tinggi kolin, nutrisi yang memainkan peran penting dalam semua sel.

- Kaya akan protein hewani berkualitas tinggi, manfaatnya meliputi peningkatan massa otot dan kesehatan tulang yang lebih baik.

- Meningkatkan perasaan kenyang dan membantu Anda menurunkan berat badan.

Hanya saja, meski rasanya enak dan mudah diolah menjadi hidangan apapun, ada baiknya untuk tetap mengontrol makanan yang disantap. Yang juga harus diingat, segala sesuatu yang berlebihan tak akan baik untuk kesehatan, termasuk bahaya makan telur setiap hari. 

(agn/agn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK