Jacuzzi Alam di Curug Panetean Tasikmalaya

CNN Indonesia | Jumat, 20/11/2020 19:50 WIB
Curug Panetean dikenal dengan lanskapnya yang unik, berupa kolam-kolam alami yang terlihat seperti jacuzzi di tengah alam. Ilustrasi, (lyingmonkey/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Main air di curug menjadi kegiatan liburan favorit penduduk Indonesia saat ini. Bisa menikmati air terjun dengan pemandangan yang indah dan lanskap yang unik tentu saja menjadi kesenangan tersendiri.

Bagi yang gemar menjelajah, Tasikmalaya di Jawa Barat bisa menjadi pilihannya. Ada beragam pilihan wisata air terjun di kawasan ini, tinggal dipilih medan yang mudah atau susah dijangkau.

Curug Panetean salah satunya. Dari foto dan video di media sosial, banyak yang sepakat kalau objek wisata bahari ini sangat Instagramable.


Air jernih dan kolam-kolam kecil menyambut turis yang sudah mendaki bukit dan melewati lembah sesampainya di sini.

Volume air di Curug Panetean terbilang tenang dan dangkal di musim kering, sehingga cukup aman untuk direnangi.

Warga desa sekitar menyebutnya sebagai Curug Leuwi dalam bahasa Sunda yang berarti 'air terjun dan cekungan air'.

Setelah puas berfoto, turis bisa menceburkan diri ke kolam-kolam kecil di dalamnya. Bentuknya mirip jacuzzi, kalau sedang sepi turis rasanya seperti berendam di kolam pribadi.

Tak perlu berebutan untuk berendam di kolam-kolamnya, karena ada beberapa kolam yang bisa direnangi.

Curug Panetean berada di Desa Kubangsari, Kecamatan Cikalong, Tasikmalaya.

Deretan blog wisata menulis kalau lokasinya berjarak perjalanan sekitar dua jam dari pusat kota Tasikmalaya menuju kawasan bernama Pancatengah.

Objek wisata ini paling ramai dikunjungi sejak pagi hingga siang hari.

Sesampainya di desa untuk memarkirkan kendaraan, turis masih harus berjalan kaki untuk bisa sampai di Curug Panetean.

Terdengar melelahkan, namun sepanjang perjalanan turis bisa menikmati pemandangan rimbunnya pepohonan dan sejuknya udara.

Jika hendak berkunjung ke sini, jangan lupa membawa pakaian khusus renang dan alas kaki yang nyaman. Lumut di bebatuan cukup licin, sehingga perlu kehati-hatian saat menginjaknya.

Bawa makanan dan minuman juga dipersilakan, dan patut diingat jangan sampai membuang sampah sembarangan.

Karena masih dalam pandemi virus Corona, jangan lupa juga untuk mematuhi protokol kesehatan selama wisata di Curug Panetean.

Kalau sekiranya cuaca mendung atau air mendadak deras, sebaiknya segera keluar dari curug demi menjaga keselamatan.

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Instagram]

[Gambas:Instagram]

(ard)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK