Museum Roma Dikirimi Paket Berisi Batu Marmer Kuno

CNN Indonesia | Kamis, 03/12/2020 15:50 WIB
Pada suatu pagi yang cerah, The National Roman Museum menerima paket berisi batu marmer kuno dan surat bernada penyesalan. Pemandangan Colosseum di Roma, Italia. (AP/Cecilia Fabiano)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pandemi virus Corona yang membuat perjalanan wisata terhambat nampaknya membuat banyak turis berpikir ulang mengenai sikap buruknya saat berada di destinasi wisata.

Memang selalu ada waktu untuk memperbaiki kesalahan, salah satunya yang dilakukan oleh turis asal Amerika ini.

The National Roman Museum dikabarkan menerima paket dari turis Amerika yang mengaku mencuri sepotong batu marmer dari reruntuhan Romawi kuno saat ia berwisata ke Italia.


Paket itu berisi batu dan surat yang bernada penyesalan dan permohonan maaf.

"Maafkan saya karena saya orang Amerika yang begitu bodoh. Saya mengambil sesuatu yang bukan milik saya untuk diambil," tulisnya sang turis yang bermukim di Atlanta itu seperti yang dikutip dari Insider.

Sang turis juga mengatakan ia merasa malu karena mencoret batu marmer itu.

"Saya menghabiskan waktu berjam-jam mencoba menghapus tulisan itu, tetapi tidak berhasil," tulisnya.

Pesan di batu bertuliskan "Kepada Sam. Jess Mencintaimu. Roma, 2017. "

Direktur museum, Stéphane Verger, mengatakan kepada kantor berita Italia, Il Messagero, bahwa tindakan penyesalan spontan ini mungkin dipicu oleh suasana pandemi COVID-19.

"Ini adalah gerakan spontan, tetapi buah dari kesadaran," kata Verger.

"Mungkin terkurung oleh pandemi virus Corona membuatnya merenung dan membangkitkan kesadarannya."

Verger juga menambahkan bahwa isyarat itu mungkin juga terinspirasi oleh kasus yang melibatkan dua turis Kanada, yang mengklaim bahwa mencuri artefak dari reruntuhan Pompeii mendatangkan banyak nasib buruk dalam keluarga mereka.

Mungkin turis Amerika itu mengembalikan potongan batu marmer ke museum sebagai cara untuk menghindari nasib yang sama.

Atau, mungkin ia ingin menjadi turis yang lebih baik.

Kutukan atau bukan kutukan, ada baiknya segala hal di destinasi wisata tak diambil sembarangan.

Jika ingin membawa pulang kenangan, sebaiknya belanja oleh-oleh di toko suvenir. Tapi ingat, jangan membeli barang yang ilegal atau terbuat dari bahan yang merusak kelestarian alam.

(ard)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK