Bahaya Minum Alkohol Sebelum dan Setelah Vaksin Covid-19

tim, CNN Indonesia | Kamis, 14/01/2021 05:51 WIB
Sejumlah negara melarang meminum alkohol sebelum dan setelah disuntik vaksin Covid-19. Apa bahayanya bagi tubuh? Sejumlah negara melarang meminum alkohol sebelum dan setelah disuntik vaksin Covid-19. ( kaicho20/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah negara melarang meminum alkohol sebelum dan setelah disuntik vaksin Covid-19. Pasalnya, dikhawatirkan alkohol memiliki efek samping terhadap vaksin Covid-19.

Beberapa waktu lalu, dilaporkan Reuters, pejabat kesehatan di Rusia meminta warganya untuk tidak minum alkohol selama dua minggu sebelum divaksin hingga enam minggu setelah mendapatkan vaksin.

Namun, setelah itu Alexander Gintsburg mengklarifikasi bahwa penerima vaksin tidak boleh minum alkohol selama tiga hari sebelum hingga tiga hari setelah divaksinasi, apapun jenis vaksinnya.


Sementara itu di Inggris, seorang ahli kesehatan merekomendasikan setiap orang membatasi alkohol satu hari sebelum dan satu hari setelah vaksinasi.

Sementara itu, pendapat yang berbeda datang dari ahli di Amerika Serikat.

"Tidak ada bukti bahwa, jika Anda meminum satu bir atau segelas anggur beberapa hari setelah Anda mendapatkan vaksin, akan mengganggu respons atau perlindungan kekebalan Anda setelah vaksinasi," kata ahli dari Johns Hopkins University, William Moss dikutip dari Business Insider.

Namun, perlu diingat alkohol dapat memberikan dampak yang mempengaruhi tubuh. Dikutip dari Eat This, alkohol dikhawatirkan dapat mempengaruhi respons vaksin dalam membentuk pertahanan melawan vaksin. Sebuah studi juga menemukan konsumsi alkohol berdampak negatif terhadap sistem kekebalan tubuh seseorang.

Selain itu, konsumsi alkohol dapat meningkatkan peradangan hanya dalam beberapa jam dan menghambat kemampuan tubuh mengatur sistem kekebalan dan secara efektif melawan infeksi hingga beberapa hari sesudahnya. Alkohol juga membuat tubuh lebih mudah stres.

Terlalu banyak minum alkohol juga dapat menyebabkan masalah jantung, liver, dan ginjal.

(ptj/chs)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK