6 Manfaat Bawang Bombay untuk Kesehatan

Tim, CNN Indonesia | Rabu, 13/01/2021 11:49 WIB
Sudah bukan rahasia lagi bahwa bawang punya banyak manfaat kesehatan, tak terkecuali bawang bombay. Berikut manfaat bawang bombay untuk kesehatan. Ilustrasi. Sudah bukan rahasia lagi bahwa bawang punya banyak manfaat kesehatan, tak terkecuali bawang bombay. (Pixabay/avantrend)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sudah bukan rahasia lagi bahwa bawang punya banyak manfaat kesehatan, tak terkecuali bawang bombay. Berikut manfaat bawang bombay untuk Anda.

"Bawang adalah sumber vitamin C, senyawa sulfur, flavonoid, dan fitokimia yang sangat baik," ujar ahli nutrisi Victoria Jarzabkowski, mengutip Live Science.

Fitokimia dan flavonid sendiri merupakan senyawa alami dalam buah dan sayuran yang mampu memberikan manfaat kesehatan untuk tubuh. Penelitian telah menunjukkan bahwa keduanya dapat membantu mengurangi risiko Parkinson, penyakit kardiovaskular, dan stroke.


Selain itu, flavonoid yang terdapat dalam bawang juga bertindak sebagai antioksidan yang terkait dengan pencegahan kanker. Sebuah laporan menyebut, bawang bombay menjadi sumber antioksidan paling penting.

"Antioksidan membantu mencegah kerusakan dan kanker. Asam amino adalah fondasi untuk protein yang digunakan pada hampir semua fungsi vital dalam tubuh," ujar ahli gizi lain Angela Lemond.

Kandungan sulfur dalam bawang bombay mengandung asam amino yang diperlukan. "Sulfur adalah salah satu mineral paling umum yang membantu sistesis protein dan pembangunan struktur sel," kata Lemond.

Bawang bombay (148 gram) sendiri mengandung sejumlah nutrisi sebagai berikut:

Karbohidrat 11 gram
Serat 3 gram
Gula 9 gram
Sodium 5 mg
Kalium 190 mg
Protein 1 gram
Vitamin C 20 persen dari kebutuhan harian
Kalsium 4 persen dari kebutuhan harian
Zat besi 4 persen dari kebutuhan harian

Berikut beberapa manfaat bawang bombay untuk kesehatan.

1. Menjaga kesehatan jantung

Jarzabkowski mengatakan, bawang bombay mendorong kesehatan jantung dalam banyak, termasuk melalui penurunan tekanan darah.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Thrombosis Research menunjukkan bahwa sulfur dalam bawang bombay bertindak sebagai pengencer darah alami dan mencegah penggumpalan darah.

A plush, stuffed toy red heart, more often associated with Valentines Day, rests on newspaper headlines about heart disease and the costs of health care.Ilustrasi. Bawang bombay memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan jantung. (Istockphoto/wildpixel)

Selain itu, studi lain juga menemukan bahwa konsumsi bawang bombay dapat meningkatkan kadar oxylipin yang membantu mengatur kadar lemak darah dan kolesterol.

Tak cuma itu, kandungan quercetin dalam bawang juga diketahui dapat membantu mencegah penumpukan plak di pembuluh darah yang mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

2. Anti-inflamasi

Sulfur pada bawang merupakan agen anti-inflamasi yang baik. Quercetin juga telah ditemukan mengendurkan otot-otot saluran napas dan meredakan gejala asma.

3. Menjaga sistem imun

Kandungan polifenol dalam bawang bombay bertindak sebagai antioksidan yang melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Kondisi ini juga secara langsung mendorong sistem kekebalan tubuh yang kuat.

4. Mencegah kanker

Sebuah meta-analisis menemukan bahwa sayuran allium, termasuk bawang, dapat membantu menekan risiko kanker lambung. Konsumsi 1-7 porsi bawang per pekan disebut mampu mengurangi risiko kanker kolorektal, laring, dan ovarium.

Quercetin merupakan agen anti-kanker yang kuat. Quercetin secara khusus dapat menghambat sel kanker di tumor payudara, usus besar, prostat, ovarium, endometrium, dan paru-paru. Bawang bombay menjadi salah satu sumber quercetin terbaik.

5. Menjaga pencernaan

Serat dalam bawang bombay dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan yang baik. Selain itu, bawang bombay juga mengandung serat larut khusus yang disebut oligofruktosa, yang mendorong pertumbuhan bakteri baik pada usus.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Clinical Gastroenterology and Hepatology menemukan bahwa oligofruktosa dapat membantu mencegah dan mengobati diare. Fitokimia dalam bawang bombay juga dapat mengurangi risiko tukak lambung.

6. Mengatur gula darah

Kandungan sulfur dalam bawang bombay membantu menurunkan kadar gula darah dan memicu peningkatan produksi insulin. Sebuah studi menemukan bahwa bawang bombay dapat memberikan manfaat yang baik pada orang dengan diabetes.

(asr/asr)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK