20 Ribu Boneka Teddy Bear 'Hibernasi' hingga Pandemi Reda

tim, CNN Indonesia | Jumat, 15/01/2021 17:15 WIB
Puluhan ribu boneka beruang atau teddy bear 'hibernasi' di dalam gudang di sebuah desa kecil di Hungaria timur, hingga pandemi Covid-19 mereda. Puluhan ribu boneka teddy bear 'hibernasi' di dalam gudang di sebuah desa kecil di Hungaria timur, hingga pandemi Covid-19 mereda. (Reuters/Bernadett Szabo)
Jakarta, CNN Indonesia --

Lebih dari 20 ribu boneka beruang atau teddy bear 'hibernasi' di dalam gudang di sebuah desa kecil di Hungaria timur, hingga pandemi virus corona Covid-19 mereda.

Biasanya, boneka-boneka tersebut kerap dihadirkan untuk membawa kegembiraan bagi anak-anak di tempat penitipan.

Valeria Schmidt, wanita yang dijuluki Teddy Bear Mama ini menyimpan koleksi boneka beruangnya yang berharga tersebut dalam kemasan kantong plastik.


Boneka-boneka itu dibiarkan tidur panjang selama musim dingin karena pembatasan wilayah sebagian yang berlaku di Hungaria akibat lonjakan kasus Covid-19.

"Saya memberikan boneka beruang untuk tempat penitipan, prasekolah dan keluarga tidak mampu. Saya juga membuat pameran untuk anak, semacam pojok teddy bear yang menenangkan di mana anak bisa bermain dengan 30-50 boneka," kata Schmidt dikutip dari Reuters.

Hanya saja, kegiatan tersebut terpaksa ia hentikan karena pandemi Covid-19.

"Sayangnya, saya tidak bisa melakukan itu sekarang akibat virus," ucapnya.

Perempuan berusia 62 tahun yang memiliki empat orang anak ini sudah mengoleksi boneka beruang selama 40 tahun terakhir.

Bahkan, ia sempat masuk dalam Guinness Book of Records 2019 untuk kategori koleksi boneka beruang atau teddy bear terbanyak di dunia.

Kecintaannya kepada beruang tumbuh dari trauma masa kecil. Orangtuanya bercerai saat dia masih berusia empat tahun, dia tumbuh dalam kemiskinan dan ibunya adalah pemabuk berat.

"Bukan cuma tidak punya mainan, kami juga hampir tidak punya pakaian. Makanya saya ingin boneka beruang agar bisa memeluknya dan mendapatkan cinta darinya," kenangnya.

Sehari-hari, dia sendiri biasa memeluk dan sering membelai boneka-bonekanya. Bagi Schmidt, boneka-boneka itu telah menyembuhkan jiwanya.

"Sekarang boneka beruang ini sudah menggantikan rasa lapar kurang cinta, kurang mainan dan segalanya. Apalagi ketika saya lihat anak-anak datang ke pameran dan saya melihat kebahagiaan di mata mereka," ucap Schmidt.

(agn/agn)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK