Ilustrasi. Gerakan peregangan penting untuk kehidupan seks yang lebih bergairah. (eviniya/Pixabay)
Jakarta, CNN Indonesia --
Meski terasa melelahkan, namun seksmemberi kenikmatan tersendiri yang membuat rasa lelah jadi terlupakan. Tapi, jika seks hanya terasa melelahkan, maka ada sesuatu yang salah dan perlu diperbaiki.
Jika seks terasa begitu melelahkan, coba cek ulang aktivitas yang Anda lakukan dalam keseharian. Kurangnya aktivitas fisik akan membuat tubuh terasa begitu lemas setelah hubungan intim dilakukan.
Itu-lah mengapa peregangan penting untuk meningkatkan kehidupan seks Anda.
"Gairah dan sirkulasi darah memiliki korelasi langsung," ujar Vince Sant, pelatih yang tergabung dalam International Sports Science Association, mengutip She Knows.
Menurut Sant, meregangkan area pinggul dan kaki akan mengirimkan sejumlah besar darah dan mengalir melalui area panggul. Kondisi itu akan memengaruhi aktivitas seksual yang lebih baik.
Ada lima jenis peregangan yang perlu Anda lakukan. Lakukan secara teratur dan rasakan efeknya.
1. Cat/cow
Gerakan ini mirip seperti postur tubuh kucing, di mana kedua tangan berada di lantai dalam posisi sejajar dengan lutut. Dorong punggung ke atas, lalu gerakkan sebaliknya, dorong punggung ke bawah. Tahan 8-10 hitungan untuk setiap gerakan.
"Ini mendorong stabilitas lengan dan bahu Anda, juga akan memberikan rentang gerakan baru untuk pinggul jika Anda semakin banyak berlatih," jelas Andrea Lowell, personal trainer yang berbasis di Long Beach.
Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali pengulangan setiap pagi.
Gerakan ini akan efektif bagi posisi seks 'doggy style'.
Posisinya seperti merangkak dengan lengan bawah menyentuh lantai, lalu siku jadi tumpuan dan tepat di bawah bahu.
Sementara itu, lutut direntangkan selebar mungkin. Goyang maju dan mundur dengan lembut, dorong pinggul dan bokong ke belakang atau arah kaki. Ayun selama 30 detik, lalu tahan posisi selama 30 detik.
"Peregangan katak akan membuka pinggul dan melemaskan otot-otot, memungkinkan Anda melebarkan kaki lebih lebar lagi. Selain manfaat kelenturannya, posisi ini akan membangkitkan otot inti dan bokong, selalu bagus buat seks," kata Anthony Nehra, personal trainer di New York.
Ulangi peregangan sebanyak 3-4 putaran dengan istirahat selama 30 detik tiap putaran.
Gerakan ini efektif untuk posisi seks apa pun.
3. Wide squat
Seperti gerakan squat pada umumnya, tetapi arahkan jari-jari kaki keluar 45 derajat. Jaga bahu tetap di atas pinggul lalu turunkan bokong lurus ke arah lantai, hingga paha sejajar dengan lantai. Tekan tumit untuk kembali ke posisi awal.
Latihan ini berguna terutama untuk fleksibilitas dan kekuatan paha.
Lakukan gerakan sebanyak 10 kali dan ulangi sebanyak 4 kali dalam seminggu.
Gerakan ini baik untuk posisi seks yang menempatkan perempuan di posisi atas.
4. Anjaneyasana
Anda cukup mengambil posisi seperti lunge, yakni kaki kanan ditarik ke depan dan membentuk sudut 90 derajat, sementara kaki kiri ditarik ke belakang dan jari kaki mengarah ke atas. Julurkan lengan ke atas. Tahan selama 5 kali tarikan napas.
Kemudian, ambil posisi child pose. Duduk bertumpu pada tumit, tubuh diturunkan hingga dada menyentuh lutut, dahi menyentuh lantai, dan tangan lurus ke depan. Lanjutkan gerakan dengan posisi sebelahnya atau kiri.
Gerakan ini membantu menguatkan otot dasar panggul. Para praktisi yoga menyebut, gerakan anjayesana juga berguna untuk 'pembukaan hati'. 'Pembukaan hati' penting untuk sensualitas.
Lakukan sebanyak 3-5 kali tarikan napas di tiap sisi.
Gerakan ini baik dilakukan untuk posisi seks apa pun.
Ambil posisi berbaring dengan kedua tangan berada di sisi tubuh. Tarik kedua kaki hingga telapak kaki menyentuh lantai dan lutut mengarah ke atas. Tarik napas lalu buang perlahan saat pinggul ditarik ke atas. Kepala jangan sampai terangkat dan jaga tulang belakang tetap lurus. Saat kembali menurunkan pinggul, tarik napas perlahan.
Ulangi sebanyak 10-12 kali tiap set latihan. Lakukan 2 set tiap latihan. Sebaiknya lakukan latihan sebanyak 3-4 kali dalam seminggu.
Gerakan ini baik dilakukan untuk posisi seks apa pun yang menempatkan perempuan di bawah.
Jakarta, CNN Indonesia --
Meski terasa melelahkan, namun seksmemberi kenikmatan tersendiri yang membuat rasa lelah jadi terlupakan. Tapi, jika seks hanya terasa melelahkan, maka ada sesuatu yang salah dan perlu diperbaiki.
Jika seks terasa begitu melelahkan, coba cek ulang aktivitas yang Anda lakukan dalam keseharian. Kurangnya aktivitas fisik akan membuat tubuh terasa begitu lemas setelah hubungan intim dilakukan.
Itu-lah mengapa peregangan penting untuk meningkatkan kehidupan seks Anda.
"Gairah dan sirkulasi darah memiliki korelasi langsung," ujar Vince Sant, pelatih yang tergabung dalam International Sports Science Association, mengutip She Knows.
Menurut Sant, meregangkan area pinggul dan kaki akan mengirimkan sejumlah besar darah dan mengalir melalui area panggul. Kondisi itu akan memengaruhi aktivitas seksual yang lebih baik.
Ada lima jenis peregangan yang perlu Anda lakukan. Lakukan secara teratur dan rasakan efeknya.
1. Cat/cow
Gerakan ini mirip seperti postur tubuh kucing, di mana kedua tangan berada di lantai dalam posisi sejajar dengan lutut. Dorong punggung ke atas, lalu gerakkan sebaliknya, dorong punggung ke bawah. Tahan 8-10 hitungan untuk setiap gerakan.
"Ini mendorong stabilitas lengan dan bahu Anda, juga akan memberikan rentang gerakan baru untuk pinggul jika Anda semakin banyak berlatih," jelas Andrea Lowell, personal trainer yang berbasis di Long Beach.
Lakukan gerakan ini sebanyak 10 kali pengulangan setiap pagi.
Gerakan ini akan efektif bagi posisi seks 'doggy style'.
Posisinya seperti merangkak dengan lengan bawah menyentuh lantai, lalu siku jadi tumpuan dan tepat di bawah bahu.
Sementara itu, lutut direntangkan selebar mungkin. Goyang maju dan mundur dengan lembut, dorong pinggul dan bokong ke belakang atau arah kaki. Ayun selama 30 detik, lalu tahan posisi selama 30 detik.
"Peregangan katak akan membuka pinggul dan melemaskan otot-otot, memungkinkan Anda melebarkan kaki lebih lebar lagi. Selain manfaat kelenturannya, posisi ini akan membangkitkan otot inti dan bokong, selalu bagus buat seks," kata Anthony Nehra, personal trainer di New York.
Ulangi peregangan sebanyak 3-4 putaran dengan istirahat selama 30 detik tiap putaran.
Gerakan ini efektif untuk posisi seks apa pun.
5 Gerakan Peregangan agar Seks Semakin Bergairah
Ilustrasi. Gerakan peregangan penting untuk kehidupan seks yang lebih bergairah. (Istockphoto/Napadon Srisawang)
3. Wide squat
Seperti gerakan squat pada umumnya, tetapi arahkan jari-jari kaki keluar 45 derajat. Jaga bahu tetap di atas pinggul lalu turunkan bokong lurus ke arah lantai, hingga paha sejajar dengan lantai. Tekan tumit untuk kembali ke posisi awal.
Latihan ini berguna terutama untuk fleksibilitas dan kekuatan paha.
Lakukan gerakan sebanyak 10 kali dan ulangi sebanyak 4 kali dalam seminggu.
Gerakan ini baik untuk posisi seks yang menempatkan perempuan di posisi atas.
4. Anjaneyasana
Anda cukup mengambil posisi seperti lunge, yakni kaki kanan ditarik ke depan dan membentuk sudut 90 derajat, sementara kaki kiri ditarik ke belakang dan jari kaki mengarah ke atas. Julurkan lengan ke atas. Tahan selama 5 kali tarikan napas.
Kemudian, ambil posisi child pose. Duduk bertumpu pada tumit, tubuh diturunkan hingga dada menyentuh lutut, dahi menyentuh lantai, dan tangan lurus ke depan. Lanjutkan gerakan dengan posisi sebelahnya atau kiri.
Gerakan ini membantu menguatkan otot dasar panggul. Para praktisi yoga menyebut, gerakan anjayesana juga berguna untuk 'pembukaan hati'. 'Pembukaan hati' penting untuk sensualitas.
Lakukan sebanyak 3-5 kali tarikan napas di tiap sisi.
Gerakan ini baik dilakukan untuk posisi seks apa pun.
Ambil posisi berbaring dengan kedua tangan berada di sisi tubuh. Tarik kedua kaki hingga telapak kaki menyentuh lantai dan lutut mengarah ke atas. Tarik napas lalu buang perlahan saat pinggul ditarik ke atas. Kepala jangan sampai terangkat dan jaga tulang belakang tetap lurus. Saat kembali menurunkan pinggul, tarik napas perlahan.
Ulangi sebanyak 10-12 kali tiap set latihan. Lakukan 2 set tiap latihan. Sebaiknya lakukan latihan sebanyak 3-4 kali dalam seminggu.
Gerakan ini baik dilakukan untuk posisi seks apa pun yang menempatkan perempuan di bawah.