LANCONG SEMALAM

Thrifting hingga Cicip Kuliner Legendaris di Pasar Baru

Yulia Adiningsih, CNN Indonesia | Minggu, 04/04/2021 13:50 WIB
Passer Baroe (Pasar Baru) selalu menarik untuk dikunjungi. Ada banyak tempat belanja sampai tempat makan legendaris di sini. Pintu masuk Pasar Baru dengan gapura besar bertuliskan 'Passer Baroe'. (CNN Indoensia/ Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Selasa, 30 Maret, jam 09.00 pagi, cuaca Jakarta masih saja gelap. Beberapa hari ini memang gerimis kerap kali datang. Tapi jika melihat langit, rasanya hari itu gerimis tak akan turun.

Akhirnya, saya putuskan untuk pergi ke Pasar Baru, salah satu tempat belanja dan kuliner yang tertua dan legendaris di Indonesia. Sebelum mal tumbuh bak jamur, warga Jakarta dan sekitarnya sangat senang berpelesir ke sini.

Tak ingin kesiangan, saya langsung bergegas ke stasiun Lenteng Agung untuk memesan tiket Commuter line (KRL) ke Statiun Juanda, stasiun terdekat dengan Pasar Baru.


Kurang lebih satu jam, KRL sudah tiba di Stasiun Juanda. Dari stasiun saya lanjut pesan ojek online agar cepat-cepat sampai di Pasar Baru.

Sekitar jam 10.00 WIB saya tiba di Pasar Baru. Belasan motor sudah berbaris di depan gerbang menyambut siapa saja yang akan masuk ke Pasar baru. Bagi pengendara motor, mereka bisa memarkirkan motornya di sana.

"Passer Baroe" tertulis jelas di gapura depan pintu masuknya yang besar. Secara historis Pasar Baru memang dulunya ditulis "Passer Baroe."

Pasar ini sudah ada sejak 1820. Saat itu, kebanyakan pembelinya adalah orang-orang Belanda yang tinggal di Rijswjik (sekarang Jalan Veteran).

Thrifting dan berburu kamera 

Saat ini, Pasar Baru semakin diminati anak muda, terutama setelah thrifting alias belanja barang bekas menjadi tren.

Ada yang thrifting karena ingin mengurangi limbah fesyen yang menyumbang kerusakan lingkungan dunia. Ada juga yang ingin tetap gaya sembari menghemat dana.

Bagi pemburu pakaian bekas, Metro Atom Pasar Baru adalah salah satu destinasi belanjanya. Tempat ini bisa menjadi alternatif thrifting selain Pasar Senen.

Selain sesuaikan waktu dan dana, jangan lupa sesuaikan pakaian dan alas kaki saat datang ke sini, karena suhu di dalamnya bisa sangat gerah.

Dari pintu masuk, saya langsung naik menggunakan eskalator ke lantai tiga. Lokasi lapak penjual barang bekas di Metro Atom sendiri berada di lantai tiga dan empat.

Sesampainya di lantai tiga, rak baju dan celana bekas sudah terlihat dijajakan. Saya memutar badan ke semua arah, semua terisi penuh dengan pakaian!

Bursa pakaian bekas, Metro Atom Pasar Baru. Jakarta, 31 Maret 2021. CNN Indonesia/ Adhi WicaksonoMetro Atom Pasar Baru. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Di atas raknya tertulis harga mulai dari Rp5000, Rp10 ribu, Rp35 ribu, dan seterusnya. Saya sempat tak percaya harga baju sama dengan tarif parkir motor di Pasar Baru sendiri.

"Ini Rp5000, mas?" tanya saya setengah tak percaya sambil menunjuk baju ke salah satu penjual.

"Iya," ucapnya.

Tak hanya baju dan celana saja, tapi ada juga berbagai jenis topi, tas dan sepatu dengan harga di bawah Rp100 ribu.

Naik ke lantai empat, di sana juga masih menjual barang bekas. Tapi di lantai ini tak seramai lantai tiga. Saya masuk ke salah satu toko 'Jhon Pasar Baru'. Sebab, toko ini paling banyak pengunjungnya.

Jhon, pemilik toko bercerita, tokonya ramai karena ia juga melakukan promosi di berbagai sosial media.

"Pengunjung pada tau dari Instagram sama Tik-tok," ucap Jhon saat ditemui.

Bursa pakaian bekas, Metro Atom Pasar Baru. Jakarta, 31 Maret 2021. (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)Metro Atom Pasar Baru. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Diakuinya, bisnis berjualan baju bekas selama pandemi cukup lumayan, sejalan dengan tren thrifting semakin viral di media sosial.

Sebulan ia bisa mengantongi Rp70-80 juta. Berkaca pada Ramadhan dan Lebaran tahun lalu, omzetnya bisa dua kali lipat.

"Omzetnya satu bulan dagang bisa untuk satu tahun," ujarnya.

Barang yang paling banyak diminati adalah crewneck dan hoodie. Sebab, kata Jhon kedua barang itu bisa dipakai olehwanitayang menggunakan kerudung maupun tidak. Crewneck ia banderol mulai dari harga Rp35 ribu sampai 130 ribu.

Setelah lebih dari satu jam menghabiskan waktu di Metro Atom, saya pergi ke gedung di seberangnya yaitu Harco.

Berbeda dengan Metro Atom, Harco lebih banyak menjual barang-barang elektronik dan alat-alat fotografi. Harco dikenal sebagai tempat buruan para fotografer.

Kamera digital, analog antik, dan aksesoris semuanya ada. Selain itu, beberapa kios juga menawarkan jasa reparasi kamera.

Bursa Kamera, Metro Atom Pasar Baru. Jakarta, 31 Maret 2021 . (CNN Indonesia/ Adhi Wicaksono)Pasar Baru juga menjadi destinasi jual beli serta perbaikan kamera. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Tamasya Thrifting dan Cicip Kuliner Legendaris di Pasar Baru

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK