Ngabuburit Berkesenian di Desa Kartun Purbalingga

CNN Indonesia | Selasa, 04/05/2021 12:43 WIB
Banyak yang belum tahu Indonesia memiliki Desa Kartun, tepatnya di Purbalingga. Saat Ramadan tiba, acara ngabuburit di sana berlangsung seru. Peserta kelas sketsa di Kie Art Cartoon School, Cartoon Village, Purbalingga, Jawa Tengah. (ANTARA/Sumarwoto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Istilah 'ngabuburit' berasal dari bahasa Sunda, yang maknanya aktivitas menunggu azan Magrib berkumandang selama Ramadan.

Ada banyak tradisi ngabuburit di Indonesia, mulai dari bermain layang-layang sampai menyalakan meriam.

Di Banyumas Raya, Provinsi Jawa Tengah - eks Keresidenan Banyumas yang meliputi Kabupaten Banyumas, Cilacap, Purbalingga, dan Banjarnegara - ada desa yang populer dengan seni kartun bernama Cartoon Village. Di sini nampaknya momen ngabuburit lebih senyap, karena semua pesertanya sibuk menggambar.


Cartoon Village berada di Desa Sidareja, Kecamatan Kaligondang, Kabupaten Purbalingga. Pusat kegiatan ngabuburit berkesenian di sini berada di Art Space Kie Art, yang dikelola oleh dua orang pegiat seni, Slamet Santosa dan Gita Yohanna Thomdean.

Keduanya merupakan pendiri Kie Art Cartoon School yang diluncurkan pada bulan September 2020 sebagai upaya mewujudkan potensi desa wisata Cartoon Village.

"'Kie' merupakan kosakata bahasa Jawa yang berarti 'ini', sedangkan 'art' merupakan kosakata bahasa Inggis yang berarti 'seni'. Jadi, Kie Art berarti ini seni," kata Slamet Santosa, seperti yang dikutip dari ANTARA pada Minggu (2/5).

Setelah tujuh bulan berjalan, Kie Art Cartoon School tidak hanya mengembangkan Kie Kartun, namun juga Kie Wayang, Kie Akustik, Kie Teater, Kie Tari, dan beberapa kegiatan seni lainnya.

Sebelum Ramadan tiba, pemuda-pemudi yang tergabung dalam Kie Kartun rajin menggarap tembok rumah warga dengan mural. Tapi di bulan puasa, mereka mengganti kegiatan di luar ruangan itu dengan membuat sketsa di dalam studio.

Latihan panggung seni masih tetap berlangsung. Bahkan dalam beberapa hari terakhir, latihan seni yang mereka laksanakan setiap menjelang waktu berbuka puasa dimaksimalkan.

Semua itu sebagai persiapan untuk acara ngabuburit dan buka bersama dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional yang tahun ini jatuh pada 2 Mei 2021.

Ditemui saat acara, Slamet Santosa mengatakan kalau murid-muridnya berencana menampilkan seni gamelan, musik kentongan, dan sebagainya di halaman Kie Art Cartoon School sembari membagikan takjil gratis untuk warga sekitar.

Namun apa daya, rencana yang telah dipersiapkan dengan matang pun mengalami kendala karena sore itu, hujan lebat mengguyur Desa Sidareja dan sekitarnya. Tidak hanya hujan yang menjadi kendala, aliran listrik di desa itu pun padam.

Kendati demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat pemuda-pemudi Cartoon Village untuk memperingati Hari Pendidikan Nasional sembari ngabuburit dan berbuka puasa bersama.

"Kami terpaksa mengubah skenario agar kegiatan tetap berjalan meskipun peralatan gamelan yang sudah tertata di halaman depan tidak bisa dimainkan karena diguyur hujan," kata Santosa.

Pemuda-pemudi Cartoon Village tetap membagikan takjil gratis kepada masyarakat meskipun sebagian atraksi kesenian tidak dapat ditampilkan di tempat terbuka, melainkan di dalam sanggar Kie Art Cartoon School.

Ngabuburit Berkesenian di Desa Kartun Purbalingga

BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK